Tumbuhan tropis semusim ini mudah dijumpai di kawasan-kawasan yang agak lembab dan agak terlindung dari cahaya matahari. Juga dikenali dengan nama saintifiknya Pepperomia pellucida. Walaupun ia mudah dijumpai namun tidak ramai yang mengetahui khasiatnya. Herba ini tumbuh menegak dengan ketinggian boleh mencapai satu kaki (25-30 cm).Batangnya dari jenis berair dan gampang patah berwarna hijau muda. Daunnya berbentuk seperti daun sirih dan baunnya juga hampir sama. Daunnya berkilat di bagian atas dan agak kelabu di bagian bawah. Buahnya bulat, sangat kecil dan berbentuk bujur dan berwarna hijau ketika muda dan coklat apabila matang mempunyai minyak sari apabila dimasak. Di negara nontropis seperti Eropa, tumbuhan ini dan benihnya dijual secara komersial. Ia dijadikan sayur dan salad.
Kegunaan:
Jusnya yang segar diminum untuk mencegah infeksi mata, diaer, batuk, selesma, dan infeksi kandung kemih dan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Daunnya mengandung bahan antibakteria yang bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit seperti bisul, jerawat dan kulit melepuh. Juga bisa digunakan untuk mengobati athritis dan rematik. Juga bisa meringankan sakit sendi dan sakit perut. Cairan dari batangnya juga digunakan untuk menyembuhkan demam dan sakit kepala.
Air rebusan dijadikan minuman untuk menurunkan asam urat, untuk mengobati encok dan masalah pada ginjal. Rebus 1,5 cangkir ketumpang air dalam 2 cangkir air selama 15-20 menit.
Di Filipina, batang ketumpang air digunakan untuk encok dan arthritis. 1 cangkir batang ketumpang air direbus dengan 2 cangkir air dan minum satu cangkir di pagi hari dan satu lagi di waktu petang.
Air rebusan batang ini akan meredakan sakit kepala, sakit perut dan masalah ginjal. Juga bisa digunakan untuk membilas muka jika ada masalah kulit.
Baca juga:
Terapi Petai: Membersihkan Darah
Kulit Kentang untuk Menghitamkan Rambut Berubah
Beberapa manfaat daun pakis
Manfaat Biji Pepaya
Bawang Putih untuk Obat Masuk Angin
Home » bisul
Tampilkan postingan dengan label bisul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisul. Tampilkan semua postingan
Ternyata Kulit Durian Ada Manfaatnya!
Aroma bau yang khas dan mudah sekali dikenali oleh setiap orang ketika pertama kali mencium baunya pasti seorang akan mudah menebaknya buah apa itu. Ya, buah durian. Durian dengan aroma yang sangat khas mudah sekali dikenal oleh setiap hidung. Namun bagi seorang yang tidak menyukai buah ini terutama karena baunya pasti akan merasa terganggu dengan aroma dari durian ini. Banyak juga pecinta buah durian yang selalu tak ingin ketinggalan untuk menikmatinya ketika musim durian telah tiba.
Terkadang mereka mau merelakan merogoh kocek dalam-dalam demi merasakan nikmatnya buah durian. Harga durian bisa di katakan lumayan tergantung masing-masing jenis durian. Jenis durian yang dapat kalian temui di Indonesia ini diantaranya yakni, durian montong buah ini biasanya menonjol dan berukuran besar, memiliki rasa legit dan aroma harum yang banyak disukai oleh para konsumen. Durian petruk, buah ini memiliki rasa yang lebih legit dibandingkan dengan jenis durian lain, ciri dari buah ini adalah rasa yang sangat manis, bentuk buah lonjong alur seperti buah belinbing, bau buahnya menyengat dan daging buahnya tebal. Masih banyak lagi jenis durian yang dapat ditemui seperti durian matahari, durian mimar, durian candy, dan sebagainya.
Tidak hanya pada daging buah saja yang dapat di konsumsi, namun kulit durian yang sangat tajam itu pun memiliki banyak manfaat terutama manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Khasiat yang teradapat dalam kulit durian diantaranya :
1. Sebagai obat sakit perut: caranya kuliat durian diambil kemudian kita lumatkan dengan cara ditumbuk atau juga bisa diblender. Setelah itu lumatan kulit yang sudah menjadi halus kita ambil kemudian di tempelkan pada perut kita yang sedang sakit hingga rasa sakit pada perut berkurang dan biarkan sampai lumatan itu mengering.
2. Untuk mengatasi sembelit: caranya sama seperti mengobati sakit perut dengan cara kulit durian dilumatkan terlebih dahulu.
3. Sebagai obat bisul : caranya ambil sekucuknya kulit durian lalu cuci hingga benar-benar bersih. Kemudian bakar kulit durian hingga menjadi arang dan berwarna hitam (menjadi arang bukan abu). Setelah itu arang kulit durian di tumbuk hingga menjdi seperti buuk kopi. Setelah itu kita bisa menburkan bubuk kopi durian ke bisul. Cara ini bisa dilakukan 2x sehari.
4. Sebagai pupuk organik : caranya kulit durian tersebut di rebus terlebih dahulu kemudian kita jemur, selanjutnya kuliat durian yang sudah cukup kering ditumbuk dan dicampur dengan air. Pupuk siap digunakan pada tanaman tanpa harus menyiraminya setiap waktu.
5. Sebagai obat nyamuk, pada zaman dahulu banyak orang memnfaatkan kulit durian ini sebagai obat pengusir nyamuk, lalat, dan lain-lain.
Masih banyak manfaat dari kulit durian seperti pengolahan kulit durian menjadi sabun dan lain-lain. Itulah khasiat yang terdapat dalam kulit durian yang biasanya kebanyakan manusia hanya menginginkan nikmat daging buahnya saja dan mengabaikan kulit dengan duri yang tajam. Tidak ada salahnya jika seseorang ingin mencoba dan melakukan pengobatan secara alami. Perlu juga diingat bahwa mengkonsumsi durian yang terlalu berlebihan juga tidak baik untuk tubuh, apalagi bagi para penderita maag sebaiknya memakan buah ini dengan secukupnya saja meski pun durian sebagai buah favoritnya. Dan untuk ibu yang sedang mengandung sebaiknya jangan mengkonsumsi buah ini karena buah ini dapat menggugurkan kandungan jika di konsumsi berlebihan.
Sumber : kesehatan.kompasania.com
copas dari Family Guide
Baca juga:
Daun Ungu untuk Pengobatan Ambeien
7 Manfaat Biji Nangka
Manfaat Enau bagi Kesehatan
Manfaat Daun Asam untuk Menyembuhkan Demam, Reumatik, Eksem, Bisul dan Luka Baru
Terkadang mereka mau merelakan merogoh kocek dalam-dalam demi merasakan nikmatnya buah durian. Harga durian bisa di katakan lumayan tergantung masing-masing jenis durian. Jenis durian yang dapat kalian temui di Indonesia ini diantaranya yakni, durian montong buah ini biasanya menonjol dan berukuran besar, memiliki rasa legit dan aroma harum yang banyak disukai oleh para konsumen. Durian petruk, buah ini memiliki rasa yang lebih legit dibandingkan dengan jenis durian lain, ciri dari buah ini adalah rasa yang sangat manis, bentuk buah lonjong alur seperti buah belinbing, bau buahnya menyengat dan daging buahnya tebal. Masih banyak lagi jenis durian yang dapat ditemui seperti durian matahari, durian mimar, durian candy, dan sebagainya.
Tidak hanya pada daging buah saja yang dapat di konsumsi, namun kulit durian yang sangat tajam itu pun memiliki banyak manfaat terutama manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Khasiat yang teradapat dalam kulit durian diantaranya :
1. Sebagai obat sakit perut: caranya kuliat durian diambil kemudian kita lumatkan dengan cara ditumbuk atau juga bisa diblender. Setelah itu lumatan kulit yang sudah menjadi halus kita ambil kemudian di tempelkan pada perut kita yang sedang sakit hingga rasa sakit pada perut berkurang dan biarkan sampai lumatan itu mengering.
2. Untuk mengatasi sembelit: caranya sama seperti mengobati sakit perut dengan cara kulit durian dilumatkan terlebih dahulu.
3. Sebagai obat bisul : caranya ambil sekucuknya kulit durian lalu cuci hingga benar-benar bersih. Kemudian bakar kulit durian hingga menjadi arang dan berwarna hitam (menjadi arang bukan abu). Setelah itu arang kulit durian di tumbuk hingga menjdi seperti buuk kopi. Setelah itu kita bisa menburkan bubuk kopi durian ke bisul. Cara ini bisa dilakukan 2x sehari.
4. Sebagai pupuk organik : caranya kulit durian tersebut di rebus terlebih dahulu kemudian kita jemur, selanjutnya kuliat durian yang sudah cukup kering ditumbuk dan dicampur dengan air. Pupuk siap digunakan pada tanaman tanpa harus menyiraminya setiap waktu.
5. Sebagai obat nyamuk, pada zaman dahulu banyak orang memnfaatkan kulit durian ini sebagai obat pengusir nyamuk, lalat, dan lain-lain.
Masih banyak manfaat dari kulit durian seperti pengolahan kulit durian menjadi sabun dan lain-lain. Itulah khasiat yang terdapat dalam kulit durian yang biasanya kebanyakan manusia hanya menginginkan nikmat daging buahnya saja dan mengabaikan kulit dengan duri yang tajam. Tidak ada salahnya jika seseorang ingin mencoba dan melakukan pengobatan secara alami. Perlu juga diingat bahwa mengkonsumsi durian yang terlalu berlebihan juga tidak baik untuk tubuh, apalagi bagi para penderita maag sebaiknya memakan buah ini dengan secukupnya saja meski pun durian sebagai buah favoritnya. Dan untuk ibu yang sedang mengandung sebaiknya jangan mengkonsumsi buah ini karena buah ini dapat menggugurkan kandungan jika di konsumsi berlebihan.
Sumber : kesehatan.kompasania.com
copas dari Family Guide
Baca juga:
Daun Ungu untuk Pengobatan Ambeien
7 Manfaat Biji Nangka
Manfaat Enau bagi Kesehatan
Manfaat Daun Asam untuk Menyembuhkan Demam, Reumatik, Eksem, Bisul dan Luka Baru
Posted by Kados Kudus
at 08.55,
Add Comment
Read more
Daun Ungu untuk Pengobatan Ambeien
Tanaman daun ungu memiliki nama ilmiah Graptophyllum pictum, (Linn), Griff. Di daerah dikenal dengan nama demung, tulak, wungu (Jawal), daun temen-temer, handeuleum (Sunda), temen (Bali), karotong (Madura), daun putri, dongora (Ambon), kobi-kobi (Ternate). Daun ungu termasuk tumbuhan perdu yang memiliki batang tegak, ukurannya kecil dan tingginya hanya dapat mencapai 3 meter. Biasanya tumbuh liar, tapi ada juga yang menanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat.
Batangnya berwarna ungu, penampang batangnya berbentuk mendekati segi tiga tumpul. Daunnya mempunyai struktur posisi daun yang letaknya berhadap-hadapan. Daunnya memiliki kandungan kimia, antara lain: alcohol, pectin, dan asam formiat. Bunga bersusun dalam satu rangkaan tandan yang berwarna merah tua.
Berikut ini adalah khasiat daun ungu untuk kesehatan dan pengobatan.
1. Manfaat Daun Ungu untuk Melancarkan Buang Air Seni
Ambil 1-2 genggam daun ungu dan adas pulawaras secukupnya. Tumbuk sampai halus, kemudian oleskan pada bagian perut seperti param.
2. Daun Ungun untuk Obat Reumatik
Ambil 1-2 genggam daun ungu. Tumbuk sampai halus, kemudian oleskan pada bagian yang sakit sebagai param.
3. Daun Ungu untuk Obat Bisul
Ambil 2 lembar daun ungu. Olesi dengan minyak kelapa kemudian dipanggang di atas api. Ketika keadaan masih hangat, tempelkan pada bagian yang sakit.
4. Daun Ungu untuk Obat Ambeien
Daun ungu juga bisa dikonsumsi untuk pengobatan ambeien. Berikut ini ada 3 resep yang bisa anda coba untuk mengonsumsi daun ungu.
a. Keripik Daun Ungu
Ambil beberapa lembar daun ungu dan bersihkan. Buat adonan tepung kanji dan tepung beras yang dicampur dengan telur dan bumbu yang sudah dihaluskan yaitu bawang putih, ketumbar dan kemiri. Selanjutnya, adonan dicampur dengan air dan daun ungu yang sudah dibersihkan tadi di celupkan ke dalam adonan tersebut. Setelah itu goreng dengan minyak goreng dengan api kecil.
b. Oseng-oseng Daun Ungu
Untuk membuat oseng-oseng daun ungu ini, Anda bisa mencampurnya dengan daun sawi dan/atau toge. Semua bahan dicuci bersih. Daun ungu dan daun sawi dipotong-potong. Kemudian tumis kedua bahan tersebut dengan ditambah toge dan irisan bawang merah dan bawang putih. Untuk tujuan pengobatan ini, Anda tidak boleh menggunakan cabe.
c. Pangsit Kuah Daun Ungu
Siapkan 20 lembar kulit pangsit dan beberapa lembar daun ungu yang sudah dibersihkan dan diiris kasar. Lalu siapkan juga bahan yang isinya yaitu 100 gr daging ayam cincang, 100 gr udang cincang, 1 cm jahe dicincang, 1 btg daun bawang diiris tipis, 1 sdt minyak wijen, 2 siung bawang putih dicincang halus, 1/2 sdt garam, ½ sdt lada, 1 butir telur.
Setelah itu siapkan duahnya dengan bahan: 1500 ml kaldu ayam, 1 btg daun bawang dipotong ½ cm. 1 sdt kecap asin, ½ sdt garam, ½ sdt lada, 1 sdt minyak wijen. Rebus bahan kuah hingga menddh. Angkat, sishkan.
Lalu aduk semua bahan isi, uleni sampai kalis. Ambil selembar kulit pangsit. Beri 1 sendok teh adonan isi, bentuk segitiga, rekatkan ujungnya dengan puth telur, tekuk kulit ke belakang. Lakukan sampai adonan habis.
Didihkan air dalam panci, rebus pangsit sampai terapung. angkat, masukkan ke dalam kuah. Masak sebentar, dan terakhir masukkan daun ungu. Angkat, sajikan pangsit dengan taburan bawang goreng.
Batangnya berwarna ungu, penampang batangnya berbentuk mendekati segi tiga tumpul. Daunnya mempunyai struktur posisi daun yang letaknya berhadap-hadapan. Daunnya memiliki kandungan kimia, antara lain: alcohol, pectin, dan asam formiat. Bunga bersusun dalam satu rangkaan tandan yang berwarna merah tua.
Berikut ini adalah khasiat daun ungu untuk kesehatan dan pengobatan.
1. Manfaat Daun Ungu untuk Melancarkan Buang Air Seni
Ambil 1-2 genggam daun ungu dan adas pulawaras secukupnya. Tumbuk sampai halus, kemudian oleskan pada bagian perut seperti param.
2. Daun Ungun untuk Obat Reumatik
Ambil 1-2 genggam daun ungu. Tumbuk sampai halus, kemudian oleskan pada bagian yang sakit sebagai param.
3. Daun Ungu untuk Obat Bisul
Ambil 2 lembar daun ungu. Olesi dengan minyak kelapa kemudian dipanggang di atas api. Ketika keadaan masih hangat, tempelkan pada bagian yang sakit.
4. Daun Ungu untuk Obat Ambeien
Daun ungu juga bisa dikonsumsi untuk pengobatan ambeien. Berikut ini ada 3 resep yang bisa anda coba untuk mengonsumsi daun ungu.
a. Keripik Daun Ungu
Ambil beberapa lembar daun ungu dan bersihkan. Buat adonan tepung kanji dan tepung beras yang dicampur dengan telur dan bumbu yang sudah dihaluskan yaitu bawang putih, ketumbar dan kemiri. Selanjutnya, adonan dicampur dengan air dan daun ungu yang sudah dibersihkan tadi di celupkan ke dalam adonan tersebut. Setelah itu goreng dengan minyak goreng dengan api kecil.
b. Oseng-oseng Daun Ungu
Untuk membuat oseng-oseng daun ungu ini, Anda bisa mencampurnya dengan daun sawi dan/atau toge. Semua bahan dicuci bersih. Daun ungu dan daun sawi dipotong-potong. Kemudian tumis kedua bahan tersebut dengan ditambah toge dan irisan bawang merah dan bawang putih. Untuk tujuan pengobatan ini, Anda tidak boleh menggunakan cabe.
c. Pangsit Kuah Daun Ungu
Siapkan 20 lembar kulit pangsit dan beberapa lembar daun ungu yang sudah dibersihkan dan diiris kasar. Lalu siapkan juga bahan yang isinya yaitu 100 gr daging ayam cincang, 100 gr udang cincang, 1 cm jahe dicincang, 1 btg daun bawang diiris tipis, 1 sdt minyak wijen, 2 siung bawang putih dicincang halus, 1/2 sdt garam, ½ sdt lada, 1 butir telur.
Setelah itu siapkan duahnya dengan bahan: 1500 ml kaldu ayam, 1 btg daun bawang dipotong ½ cm. 1 sdt kecap asin, ½ sdt garam, ½ sdt lada, 1 sdt minyak wijen. Rebus bahan kuah hingga menddh. Angkat, sishkan.
Lalu aduk semua bahan isi, uleni sampai kalis. Ambil selembar kulit pangsit. Beri 1 sendok teh adonan isi, bentuk segitiga, rekatkan ujungnya dengan puth telur, tekuk kulit ke belakang. Lakukan sampai adonan habis.
Didihkan air dalam panci, rebus pangsit sampai terapung. angkat, masukkan ke dalam kuah. Masak sebentar, dan terakhir masukkan daun ungu. Angkat, sajikan pangsit dengan taburan bawang goreng.
Manfaat Daun Asam untuk Menyembuhkan Demam, Reumatik, Eksem, Bisul dan Luka Baru
Pohon asam memiliki nama ilmiah Tamarindus indica, Linn. Asam juga memiliki nama daerah seperti celangi, tangkal asem (Sunda), asem (Jawa). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai tamarind.
Asam merupakan kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya cukup keras dan dapat tumbuh besar. Tingginya bisa mencapai 30 m. Tajuknya berdaun lebat, memencar melebar, berbentuk bulat.
Daun asam jawa berpostus rindang, bertangkai panjang sekitar 17 cm, bersirip genap, dan letaknya berselang-seling. Helaian daunnya berbentuk agak lonjong, ukurannya mencapai 13 cm x 5 cm. Anak daunnya berjumlah 8-16 pasang, berbentuk lonjong menyempit, berukuran 0,5-1 cm x 1-3,5 cm, bertepi rata, pangkalnya miring dan membundar.
Bunganya bertipe tandan renggang, terletak lateral dan di ujung ranting, berbau harum. Daun kelopak bunga berjumlah 4 helai dan daun mahkota bunga berjumlah 5 helai. Putik bunga 1 buah berbakal biji sampai 18 butir.
Buahnya agak silindris, lurus atau bengkok dan berbiji antara 1 sampai 10 butir. Rasa buah asam karena mengandung asam tartarat dan ketika matang terdapat rasa manis.
Berikut ini penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan ramuan daun asam.

1. Demam
Ambil daun asam 1 genggam dan adas pulowaras (Foeniculum vulgare Mill) secukupnya. Rebus keduanya
menggunakan setengah liter air sampai mendidih kemudian disaring. Airnya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
2. Reumatik
Ambil daun asam 1 genggam dan 3 biji asam (klungsu). Tumbuk daun dji sampai halus. Kompreskan pada bagian tubuh yang sakit.
3. Eksem, Bisul
Ambil daun asam yang masih muda (sinom) 1 genggam. Ambil 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari. Daun asam dan kunyit ditumbuk sampai halus kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
4. Luka Baru
Ambil daun asam secukupnya. Cuci bersih, kemudian dikunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka baru.
Asam merupakan kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya cukup keras dan dapat tumbuh besar. Tingginya bisa mencapai 30 m. Tajuknya berdaun lebat, memencar melebar, berbentuk bulat.
Daun asam jawa berpostus rindang, bertangkai panjang sekitar 17 cm, bersirip genap, dan letaknya berselang-seling. Helaian daunnya berbentuk agak lonjong, ukurannya mencapai 13 cm x 5 cm. Anak daunnya berjumlah 8-16 pasang, berbentuk lonjong menyempit, berukuran 0,5-1 cm x 1-3,5 cm, bertepi rata, pangkalnya miring dan membundar.
Bunganya bertipe tandan renggang, terletak lateral dan di ujung ranting, berbau harum. Daun kelopak bunga berjumlah 4 helai dan daun mahkota bunga berjumlah 5 helai. Putik bunga 1 buah berbakal biji sampai 18 butir.
Buahnya agak silindris, lurus atau bengkok dan berbiji antara 1 sampai 10 butir. Rasa buah asam karena mengandung asam tartarat dan ketika matang terdapat rasa manis.
Berikut ini penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan ramuan daun asam.

1. Demam
Ambil daun asam 1 genggam dan adas pulowaras (Foeniculum vulgare Mill) secukupnya. Rebus keduanya
menggunakan setengah liter air sampai mendidih kemudian disaring. Airnya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
2. Reumatik
Ambil daun asam 1 genggam dan 3 biji asam (klungsu). Tumbuk daun dji sampai halus. Kompreskan pada bagian tubuh yang sakit.
3. Eksem, Bisul
Ambil daun asam yang masih muda (sinom) 1 genggam. Ambil 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari. Daun asam dan kunyit ditumbuk sampai halus kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
4. Luka Baru
Ambil daun asam secukupnya. Cuci bersih, kemudian dikunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka baru.
Posted by Kados Kudus
at 11.40,
Add Comment
Read more
Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan dan Penyembuhan Sakit-Penyakit
Tumbuhan Sirsak, yang memiliki nama latin Annona muricata, Linn., memiliki berbagai nama daerah, seperti nangka sabrang dan nangka landa (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka burid (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), jambu landa (Lampung), langelo walanda (Gorontalo), srikaya balanda (Bugis dan Ujungpandang), wakano (Nusa Laut), naka walanda (Ternate), naka (Flores), ai ata malai (Timor).
Ada beberapa jenis Sirsak yang sudah dibudidayakan, yakni:
1. Sirsak Biasa. Buahnya berukuran kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri, berasa masam manis, dan berkadar air tinggi. Sirsak ini sangat cocok untuk dibuat minuman, campuran ice cream, dibuat dodol, wajik, dll.
2. Sirsak Ratu. Disebut Sirsak Ratu karena jenis sirsak ini dikembangkan pertama kalinya di kawasan Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Ukuran buahnya mulai dari kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri. Cirikhasnya adalah daging buahnya bertepung, kering dan berasa manis.
3. Sirsak Mandalika. Buahnya kecil dengan daging buah berwarna kuning. Jenis sirsak ini memiliki daging buah yang berwarna kuning, berbiji banyak, dan rasanya manis. Jenis Sirsak Mandalika banyak dibudidayakan di Cianjur dan Sukabumi.
4. Sirsak Bali. Buahnya kecil, sekitar 200-300 gram. Memiliki kulit licin dan tidak berduri. Rasanya benar-benar manis. Disebut SIrsak Bali karena tumbuhan ini diyakini berasal dari Bali.
Penyakit yang Dapat Diobati Menggunakan Daun Sirsak
1. Kanker
Menurut penelitian Purdue University Amerika Serikat daun sirsak memiliki kandungan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati dengan daun sirsak adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan 12 jenis kanker lainnya.
Ambillah 10 lembar daun sirsak yang sudah tua. Cuci kemudian rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan hal ini dua kali sehari selama 2 minggu.
2. Asam Urat
Ambil 6-10 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Cuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan dua kali sehari.
3. Sakit Pinggang
Ambil 20 lembar daun sirsak yang sudah cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas air. Ambil ¾ gelas untuk diminum. Lakukan 1 kali sehari.
4. Infeksi
Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Ambil 4-5 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Diminum 1 kali sehari.
5. Bisul
Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok makan air, aduk sampai merata. Sesudah itu tempelkan pada bagian kulit yang terkena bisul.
Ada beberapa jenis Sirsak yang sudah dibudidayakan, yakni:
1. Sirsak Biasa. Buahnya berukuran kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri, berasa masam manis, dan berkadar air tinggi. Sirsak ini sangat cocok untuk dibuat minuman, campuran ice cream, dibuat dodol, wajik, dll.
2. Sirsak Ratu. Disebut Sirsak Ratu karena jenis sirsak ini dikembangkan pertama kalinya di kawasan Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Ukuran buahnya mulai dari kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri. Cirikhasnya adalah daging buahnya bertepung, kering dan berasa manis.
3. Sirsak Mandalika. Buahnya kecil dengan daging buah berwarna kuning. Jenis sirsak ini memiliki daging buah yang berwarna kuning, berbiji banyak, dan rasanya manis. Jenis Sirsak Mandalika banyak dibudidayakan di Cianjur dan Sukabumi.
4. Sirsak Bali. Buahnya kecil, sekitar 200-300 gram. Memiliki kulit licin dan tidak berduri. Rasanya benar-benar manis. Disebut SIrsak Bali karena tumbuhan ini diyakini berasal dari Bali.
Penyakit yang Dapat Diobati Menggunakan Daun Sirsak
1. Kanker
Menurut penelitian Purdue University Amerika Serikat daun sirsak memiliki kandungan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati dengan daun sirsak adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan 12 jenis kanker lainnya.
Ambillah 10 lembar daun sirsak yang sudah tua. Cuci kemudian rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan hal ini dua kali sehari selama 2 minggu.
2. Asam Urat
Ambil 6-10 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Cuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan dua kali sehari.
3. Sakit Pinggang
Ambil 20 lembar daun sirsak yang sudah cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas air. Ambil ¾ gelas untuk diminum. Lakukan 1 kali sehari.
4. Infeksi
Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Ambil 4-5 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Diminum 1 kali sehari.
5. Bisul
Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok makan air, aduk sampai merata. Sesudah itu tempelkan pada bagian kulit yang terkena bisul.
Posted by Kados Kudus
at 02.42,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)




