Home » radikal bebas
Tampilkan postingan dengan label radikal bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radikal bebas. Tampilkan semua postingan
Manfaat Buah Semangka, Si Manis Pelepas Dahaga
Siapa yang tidak menyukai buah yang sangat segar ketika dikonsumsi pada saat matahari bersinar terik. Memiliki kulit yang keras, namun warna merah buahnya sangat menggoda dan memiliki cita rasa yang segar. Semangka merupakan buah tropis yang banyak digemari sebagai hidangan pencuci mulut, atau pelepas dahaga pada saat panas melanda. Namun tahukah Anda, bahwa buah ini memiliki banyak manfaat bagi kita. Manfaat buah semangka tidak hanya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, namun juga memiliki manfaat untuk kecantikan.
Buah yang memiliki kandungan 90 persen air merupakan salah satu buah yang memiliki rasa yang manis dan menyegarkan. Buah yang sangat banyak ditemui baik di pasar tradisional maupun supermarket ini memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Manfaat buah semangka tidak hanya sebagai pelepas dahaga namun dapat menjaga tubuh tetap segar dan sehat.
Kandungan buah semangka diantaranya adalah betakaroten, vitamin C, kalium dan beberapa vitamin dan mineral yang mencukupi asupan nutrisi tubuh. Berikut beberapa manfaat buah semangka untuk tubuh dan kecantikan diantaranya adalah:
Menjaga kesehatan jantung.
Buah semangka mengandung kandungan likopen yang tinggi. Tahukah Anda bahwa likopen tersebut memiliki fungsi dalam menjaga kesehatan jantung? Dengan mengkonsumsi buah semangka secara rutin, Anda juga turut menjaga kesehatan jantung.
Menjaga kesehatan mata
Tahukan Anda bahwa warna merah pada semangka mengandung kandungan betakaroten. Betakaroten tersebut akan membentuk vitamin A yang akan berfungsi dalam melindungi kesehatan mata dari berbagai penyakit mata. Ingin mata yang sehat, makan saja buah semangka.
Meningkatkan sistem imunitas tubuh
Seperti yang diketahui bahwa buah semangka memiliki kandungan vitamin C. Manfaat buah semangka dengan kandungan vitamin C yang tinggi adalah mempertahankan dan menguatkan sistem imunitas atau ketahanan pada daya tahan tubuh. Sehingga Anda tidak mudah terserang penyakit.
Dapat melindungi diri dari radikal bebas
Buah semangka yang memiliki kandungan vitamin C akan membentuk antioksidan yang memiliki fungsi dalam melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas. Selain itu, kandungan karotenoidnya dapat menetralisir radikal bebas pada tubuh.
Membantu dalam memperkuat tulang tubuh
Manfaat semangka untuk kesehatan salah satunya adalah mampu membantu memperkuat tulang pada tubuh. Kandungan kalium pada semangka cukup membantu menjaga dan mempertahankan kalsium yang memiliki fungsi untuk menjaga kepadatan tulang tubuh.
Menyehatkan ginjal
Ginjal sebagai salah satu organ tubuh yang memiliki peran penting patut dijaga kesehatannya. Manfaat buah semangka juga berpengaruh pada organ ginjal. Dengan menyantap buah semangka secara tidak langsung kita turut menjaga kesehatan ginjal. Mengapa demikian? Semangka merupakan buah yang memiliki kandungan air yang paling banyak. Dengan mengkonsumsi buah semangka, otomatis aliran urin akan berjalan dengan lancar. Sehingga ginjal akan lebih bersih dan sehat.
Buah yang bagus untuk diet
Manfaat semangka untuk kecantikan adalah dapat membantu Anda mencapai berat badan ideal. Kandungan air yang banyak, dan lemak yang sedikit menjadikan Anda yang ingin menurunkan berat badan akan lebih mudah meluruhkan lemak dengan mengkonsumsi buah semangka.
Berbagai kandungan yang terdapat pada buah semangka akan memiliki manfaat yang berpengaruh pada kesehatan. Wajar jika kiranya buah ini merupakan buah yang paling sering dikonsumsi. Kini setelah Anda mengetahui manfaat buah semangka, jangan lupakan untuk menyertakan buah semangka dalam menu makanan Anda sehari-hari. Untuk sehat tidak perlu buah yang mahal bukan?
Manfaat Buah Semangka, Si Manis Pelepas Dahaga
Diambil dari ; PUTRI SILVIA
Sumber inimanfaat.com
Baca juga:
Kulit Kentang untuk Menghitamkan Rambut Berubah
4 Sumber Lemak Sehat
Terapi Petai: Membersihkan Darah
Khasiat Ketumpang Air
Posted by Kados Kudus
at 09.54,
Add Comment
Read more
Kekayaan Kandungan Gizi Kubis
Tahukah Anda bahwa kubis menjadi kunci rahasia orang-orang China dalam menjaga tubuh tetap awet muda?
Kubis adalah sayuran yang hidup di daerah berhawa dingin dan tergolong famili "Brassica", bersamaan dengan kecambah, kembang kol, dan brokoli. Kubis merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan secara luas di seluruh dunia. Nama ilmiah adalah: Brassica oleracea (kelompok capitata).
Kubis terdiri dari kelompok-kelompok daun kaku yang saling membungkus satu di atas yang lain, yang menghasilkan bentuk bulat. Beberapa varietas dibudidayakan di seluruh dunia termasuk hijau, ungu, merah, dan savoy (berdaun agak longgar dan keriput).
Manfaat kesehatan dari kubis
Penampilannya yang segar, berdaun hijau gelap, kubis sangat bergizi, namun sangat rendah lemak dan kalori. 100 g daun menyediakan hanya 25 kalori.
Sayuran ini merupakan gudang fitokimia seperti tiosianat, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane, dan isothiocyanates. Senyawa ini merupakan antioksidan kuat dan dikenal dalam membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kolon, dan prostat, dan membantu mengurangi kadar LDL atau "kolesterol jahat" dalam darah.
Kubis segar merupakan sumber antioksidan alami, vitamin C. Mengandung 36,6 mg atau sekitar 61% dari RDA, melebihi jeruk. Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan radikal bebas yang berbahaya yang menyebabkan peradangan.
Kekuatan total antioksidan yang diukur dalam hal kapasitas penyerapan oksigen radikal (nilai ORAC) adalah 508 µmol TE/100 g. Kubis merah mengandung nilai antioksidan yang lebih tinggi, 2.252 µmol TE/100 g.
Ketika memilih kubis, pilihlah yang masih segar, padat, kaku, berukuran sedang.
Hama umum ditemui dalam kubis. Ada kemungkinan saat penanaman kubis harus disemprot dengan insektisida untuk membasmi hama. Oleh karena itu, cucilah dalam air mengalir kemudian rendam dalam air garam selama sekitar 30 menit, kemudian cuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan debu, hama, telur / ova / kista dan setiap residual insektisida.
Gunakan kubis ketika masih segar untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimum. Namun, kubis dapat disimpan di kulkas selama beberapa hari.
Sebelum digunakan, buang batang dan semua bagian daun yang layu pada lapisan luar. Cuci. Potong kubis menjadi dua bagian yang sama dan kemudian iris daun seperti yang Anda inginkan.
Kubis yang sudah dibersihkan dapat dimakan mentah. Hal ini amat baik karena kandungan gizinya tidak berkurang akibat proses pengolahan.
Kubis mungkin berisi "goitrogens," suatu senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan tertentu, terutama ditemukan dalam sayuran seperti kembang kol, brokoli, dll, yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid dan harus dihindari jika Anda mengalami gangguan tiroid.
![]() |
| Kubis untuk Awet Muda |
Kubis terdiri dari kelompok-kelompok daun kaku yang saling membungkus satu di atas yang lain, yang menghasilkan bentuk bulat. Beberapa varietas dibudidayakan di seluruh dunia termasuk hijau, ungu, merah, dan savoy (berdaun agak longgar dan keriput).
Manfaat kesehatan dari kubis
Penampilannya yang segar, berdaun hijau gelap, kubis sangat bergizi, namun sangat rendah lemak dan kalori. 100 g daun menyediakan hanya 25 kalori.
Sayuran ini merupakan gudang fitokimia seperti tiosianat, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane, dan isothiocyanates. Senyawa ini merupakan antioksidan kuat dan dikenal dalam membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kolon, dan prostat, dan membantu mengurangi kadar LDL atau "kolesterol jahat" dalam darah.
Kubis segar merupakan sumber antioksidan alami, vitamin C. Mengandung 36,6 mg atau sekitar 61% dari RDA, melebihi jeruk. Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan radikal bebas yang berbahaya yang menyebabkan peradangan.
![]() |
| Kubis Ungu |
Kubis juga kaya vitamin seperti asam pantotenat (vitamin B-5),
piridoksin (vitamin B-6) dan thiamin (vitamin B-1). Vitamin ini sangat penting karena
tubuh kita membutuhkan zat-zat tersebut dari sumber eksternal.
Kubis juga mengandung jumlah mineral yang cukup seperti kalium, mangan,
besi, dan magnesium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan
tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Mangan
digunakan oleh tubuh sebagai cofactor untuk enzim antioksidan, dismutase
superoksida. Besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah.
Kubis merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin K, menyediakan
sekitar 63% RDA. Vitamin-K memiliki peran potensial dalam metabolisme tulang
dengan mendukung aktivitas osteotrophic di dalamnya. Jadi makan makanan yang cukup
mengandung vitamin K akan menjadikan tulang kita sehat. Selain itu, vitamin
K-juga telah berperan dalam menyembuhkan penyakit Alzheimer dengan membatasi
kerusakan saraf di otak.
Ketika memilih kubis, pilihlah yang masih segar, padat, kaku, berukuran sedang.
Hama umum ditemui dalam kubis. Ada kemungkinan saat penanaman kubis harus disemprot dengan insektisida untuk membasmi hama. Oleh karena itu, cucilah dalam air mengalir kemudian rendam dalam air garam selama sekitar 30 menit, kemudian cuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan debu, hama, telur / ova / kista dan setiap residual insektisida.
Gunakan kubis ketika masih segar untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimum. Namun, kubis dapat disimpan di kulkas selama beberapa hari.
Sebelum digunakan, buang batang dan semua bagian daun yang layu pada lapisan luar. Cuci. Potong kubis menjadi dua bagian yang sama dan kemudian iris daun seperti yang Anda inginkan.
Kubis yang sudah dibersihkan dapat dimakan mentah. Hal ini amat baik karena kandungan gizinya tidak berkurang akibat proses pengolahan.
Kubis mungkin berisi "goitrogens," suatu senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan tertentu, terutama ditemukan dalam sayuran seperti kembang kol, brokoli, dll, yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid dan harus dihindari jika Anda mengalami gangguan tiroid.
Posted by Kados Kudus
at 00.44,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)


