Setiap kali mencerna makanan/minuman yang suhunya berbeda dari temperatur tubuh kita (yang normalnya 37 derajat celcius) maka badan otomatis akan bekerja lebih keras. Air hangat membantu melancarkan kinerja tubuh dan terasa menyegarkan terutama pengidap masalah pencernaan.
Di Jepang sudah turun temurun kebiasaan minum air hangat begitu bangun tidur. Terbukti asosiasi medis Jepang memakai terapi air hangat untuk menangani berbagai penyakit kronis. Berhasil menanggulangi penyakit: sakit kepala, gangguan jantung, badan pegal linu, epilepsi, arthritis, obesitas/kegemukan, bronkitis, TBC, meningitis, asma, infeksi saluran kencing, sakit ginjal, diare, konstipasi (BAB), diabetes, penyakit mata, kanker, gangguan menstruasi, dan THT.
Metode terapi pengobatan:
Begitu bangun tidur, minumlah empat gelas air hangat, sebelum melakukan apa-apa.
Sikat gigi dan bersihkan mulut, tapi jangan makan-minum hingga 45 menit kemudian.
15 menit setelah makan-minum (sarapan) secukupnya, jangan makan-minum apapun selama 2 jam berikutnya.
Perhatikan daftar di bawah ini yang menunjukkan jumlah hari dalam penanganan terapi air hangat ini, yang terbukti menekan dampak penyakit secara signifikan:
Konstipasi (susah BAB): 10 hari.
Lambung/pencernaan: 10 hari.
Darah tinggi: 30 hari.
Diabetes (gula darah): 30 hari.
Tuberculosis: 90 hari.
Kanker: 180 hari (6 bulan).
Patut diketahui bahwa serangan jantung tidak selalu dirasakan melalui tangan kiri, waspadai sakit di daerah rahang. Seringnya berkeringat juga merupakan pertanda gangguan jantung dari penderita penyakit jantung yang menyerang saat tidur dan tidak bisa bangun. Harap berhati-hati jika tiba-tiba ada rasa nyeri di bagian rahang.
Semakin banyak kita tahu, semakin besar kemungkinan menghindari penyakit, insyaallah. Seorang kardiologi mengatakan setiap orang yang membaca pesan ini lalu membagikannya/memberitahu orang lain yang mereka kenal (keluarga/teman) maka insyaallah setidaknya kita akan dapat setidaknya menyelamatkan 1 nyawa.
Baca juga:
Berbagai Manfaat Serai
Manfaat Buah Semangka, Si Manis Pelepas Dahaga
Manfaat Buah Melon Untuk Kehidupan Sehari-Hari
Kulit Kentang untuk Menghitamkan Rambut Berubah
4 Sumber Lemak Sehat
Terapi Petai: Membersihkan Darah
Home » pegal linu
Tampilkan postingan dengan label pegal linu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pegal linu. Tampilkan semua postingan
Jahe Membantu Memelihara Keperkasaan Pria
Rimpang jahe sangat berguna untuk menyembuhkan reumatik, encok, sakit pinggang, keseleo, capek, pegal-pegal, batuk, dan impoten.
Jahe merupakan tanaman berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m. Rimpang jahe bisa dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun tanaman jahet berpasangan, berbentuk pedang, panjang 15-23 cm, lebar 8-15 mm, tangkai daun berbulu sekitar 2-4 mm, bentuk lidah daun memanjang kurang lebih 7,5 - 10 mm tetapi tidak berbulu. Bunga tumbuh dari rimpangnya dan terpisah dari daun atau batang semuanya. Bunga itu berupa malai yang tersembul di permukaan tanah, berbentuk tongkat atau kadang-kadang bulat telur.
Ada 3 jenis jahe yang dikenal di Indonesia. Jahe Sunti berwarna merah sampai jingga. Rimpangnya kecil. Seratnya kasar. Aroma tajam dan sangat pedas. Kandungan rata-rata minyak atsrinya paling tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya. Jahe sunti banyak digunakan dalam industri obat-obatan.
Jenis kedua adalah Jahe Gajah atau yang dikenal dengan nama Jahe badak (Jawa Barat) atau jahe kombongan (Bengkulu). Jahe gajah memiliki rimpang paling besar, berwarna kuning atau kuning muda. Seratnya sedikit dan lembut. Aromanya kurang tajam dan rasanya kurang pedas. Kandungan minyak atsirinya paling sedikit dibandingkan dengan yang lain. Banyak digunakan sebagai rempah-rempah, minuman, dan makanan. Jahe gajah juga dibuat asinan dan banyak dikonsumsi di Jepang.
Yang ketika adalah Jahe Emprit.Jahe ini paling banyak dijumpai di pasaran. Digunakan sebagai bahan baku minuman, rempah-rempah dan penyedap makanan. Rimpangnya lebih beasr dibandingkan jahe sunti tetapi lebih kecil daripada jahe gajah. Agak pipih dan berwarna putih. Kandungan minyak atsirinya cukup tinggi.
Manfaat Jahe untuk Menjaga Keperkasaan
Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis,1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 sendok makan kecap, 1 sendok makan madu, dan seujung sendok teh merica. Rimpang jahe diparut dan hasil parutan dicampur dengan 1 gelas air matang. Saring airnya dan campur dengan air jeruk nipis, kuning telur mentah dan aduk sampai merata. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu secara teratur.
Manfaat Lain dari Jahe
Jahe untuk Menyembuhkan Reumatik dan Encok
Cara pertama. Ambil rimpang jahe secukupnya, bakar dan cuci bersih, kemudian diparut. Tempelkan hasil parutan jahe pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur sampai sembuh.
Cara kedua. Ambil 4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, dan 2 sendok makan buah cengkeh kering. Semua bahan ditumbuk halus dan ditambah dengan 2-3 sendok makan air tajin. Oleskan sebagai obat pada bagian yang sakit. Lakukan 3-5 hari secara berturut-turut.
Jahe untuk Meyembuhkan Sakit Pinggang dan Keseleo
Ambil sekitar 4-8 rimpag jahe sebesar ibu jari dan buah asam jawa yang sudah masak secukupnya. Rimpang jahe diparut dan campur dengan buah asam jawa sampai merata. Oleskan pada bagian badan yang terasa sakit.
Jahe untuk Capai dan Pegal-Pegal
Cara Pertama. Ambil 2 rimpang jahe sebesar ibu jari dan susu segar secukupnya. Baka rimpang jahe dan bersihkan. Rebus bersama susu segar. Silakan diminum.
Cara Kedua. Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 ikat daun kemangi, 1 genggam beras yang sudah direndam air dan sedikit garam dapur. Semua bahan ditumbuk halus bersama-ama. OLeskan sebagai param.
Cara Ketiga. Ambil 3 rimpang jahe sebesar ibu jari, tepung terigu secukupnya dan 1 potong asam jawa yang sudah masak. Parut rimpang jahe, kemudian tambahkan tepung terigu dan asam jawa untuk dibuat adonan dengan ditambah air ganhat. Oleskan sebagai param.
Jahe untuk Mengobati Batuk
Cara Pertama. Sediakan 2-3 rimpang jahe sebesar ibu hari. Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Tunggu hingga menjadi 1 gelas. Diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.
Cara Kedua. Sediakan sekitar 3-4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis, 1 sendok teh kayu putih. Parut rimpang jahe, bakar jeruk nipis dan peras untuk diambil airnya. Semua bahan dicampur dan diremas-remas. Oleskan pada bagian dada anak balita yang sakit, pagi dan sore hari setelah mandi atau mejelang tidur.
Jahe merupakan tanaman berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m. Rimpang jahe bisa dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun tanaman jahet berpasangan, berbentuk pedang, panjang 15-23 cm, lebar 8-15 mm, tangkai daun berbulu sekitar 2-4 mm, bentuk lidah daun memanjang kurang lebih 7,5 - 10 mm tetapi tidak berbulu. Bunga tumbuh dari rimpangnya dan terpisah dari daun atau batang semuanya. Bunga itu berupa malai yang tersembul di permukaan tanah, berbentuk tongkat atau kadang-kadang bulat telur.
Ada 3 jenis jahe yang dikenal di Indonesia. Jahe Sunti berwarna merah sampai jingga. Rimpangnya kecil. Seratnya kasar. Aroma tajam dan sangat pedas. Kandungan rata-rata minyak atsrinya paling tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya. Jahe sunti banyak digunakan dalam industri obat-obatan.
Jenis kedua adalah Jahe Gajah atau yang dikenal dengan nama Jahe badak (Jawa Barat) atau jahe kombongan (Bengkulu). Jahe gajah memiliki rimpang paling besar, berwarna kuning atau kuning muda. Seratnya sedikit dan lembut. Aromanya kurang tajam dan rasanya kurang pedas. Kandungan minyak atsirinya paling sedikit dibandingkan dengan yang lain. Banyak digunakan sebagai rempah-rempah, minuman, dan makanan. Jahe gajah juga dibuat asinan dan banyak dikonsumsi di Jepang.
Yang ketika adalah Jahe Emprit.Jahe ini paling banyak dijumpai di pasaran. Digunakan sebagai bahan baku minuman, rempah-rempah dan penyedap makanan. Rimpangnya lebih beasr dibandingkan jahe sunti tetapi lebih kecil daripada jahe gajah. Agak pipih dan berwarna putih. Kandungan minyak atsirinya cukup tinggi.
Manfaat Jahe untuk Menjaga Keperkasaan
Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis,1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 sendok makan kecap, 1 sendok makan madu, dan seujung sendok teh merica. Rimpang jahe diparut dan hasil parutan dicampur dengan 1 gelas air matang. Saring airnya dan campur dengan air jeruk nipis, kuning telur mentah dan aduk sampai merata. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu secara teratur.
Manfaat Lain dari Jahe
Jahe untuk Menyembuhkan Reumatik dan Encok
Cara pertama. Ambil rimpang jahe secukupnya, bakar dan cuci bersih, kemudian diparut. Tempelkan hasil parutan jahe pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur sampai sembuh.
Cara kedua. Ambil 4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, dan 2 sendok makan buah cengkeh kering. Semua bahan ditumbuk halus dan ditambah dengan 2-3 sendok makan air tajin. Oleskan sebagai obat pada bagian yang sakit. Lakukan 3-5 hari secara berturut-turut.
Jahe untuk Meyembuhkan Sakit Pinggang dan Keseleo
Ambil sekitar 4-8 rimpag jahe sebesar ibu jari dan buah asam jawa yang sudah masak secukupnya. Rimpang jahe diparut dan campur dengan buah asam jawa sampai merata. Oleskan pada bagian badan yang terasa sakit.
Jahe untuk Capai dan Pegal-Pegal
Cara Pertama. Ambil 2 rimpang jahe sebesar ibu jari dan susu segar secukupnya. Baka rimpang jahe dan bersihkan. Rebus bersama susu segar. Silakan diminum.
Cara Kedua. Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 ikat daun kemangi, 1 genggam beras yang sudah direndam air dan sedikit garam dapur. Semua bahan ditumbuk halus bersama-ama. OLeskan sebagai param.
Cara Ketiga. Ambil 3 rimpang jahe sebesar ibu jari, tepung terigu secukupnya dan 1 potong asam jawa yang sudah masak. Parut rimpang jahe, kemudian tambahkan tepung terigu dan asam jawa untuk dibuat adonan dengan ditambah air ganhat. Oleskan sebagai param.
Jahe untuk Mengobati Batuk
Cara Pertama. Sediakan 2-3 rimpang jahe sebesar ibu hari. Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Tunggu hingga menjadi 1 gelas. Diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.
Cara Kedua. Sediakan sekitar 3-4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis, 1 sendok teh kayu putih. Parut rimpang jahe, bakar jeruk nipis dan peras untuk diambil airnya. Semua bahan dicampur dan diremas-remas. Oleskan pada bagian dada anak balita yang sakit, pagi dan sore hari setelah mandi atau mejelang tidur.
Manfaat Daun Beluntas untuk Mengatasi Berbagai Penyakit
Beluntas memiliki nama ilmiah Pluchea indica (L.) Less. atau Baccharis indica, Linn. Nama lokalnya adalah luntas (Jawa), ba luntas (Madura), baluntas, baruntas (Sunda), lamutasa (Makassar), beluntas (Sumatera), lenaboui (Timor). Di China tumbuhan ini disebut sebagai Luan Yi.
Beluntas lazim ditanam sebagai pagar hidup. Tanaman ini merimbun dengan memiliki banyak percabangan. Daunnya berbentuk bundar telur, ujung bundar melancip dan bergerigi. Daun beluntas berwarna hijau terang dan memiliki tangkai pendek dan letaknya berseling. Baunya khas "sengir" dan rasanya getir. Bunganya berwarna ungu keluar di ujung cabang dan di ketiak daun berbentuk
bunga bonggol bergagang atau duduk.
Daun beluntas memiliki beberapa manfaat kesehatan sebagai berikut:
Beluntas lazim ditanam sebagai pagar hidup. Tanaman ini merimbun dengan memiliki banyak percabangan. Daunnya berbentuk bundar telur, ujung bundar melancip dan bergerigi. Daun beluntas berwarna hijau terang dan memiliki tangkai pendek dan letaknya berseling. Baunya khas "sengir" dan rasanya getir. Bunganya berwarna ungu keluar di ujung cabang dan di ketiak daun berbentuk bunga bonggol bergagang atau duduk.
Daun beluntas memiliki beberapa manfaat kesehatan sebagai berikut:
1. Daun beluntas untuk mengatasi gangguan pencernaan pada anak
Ada dua macam resep untuk mengatasi gangguan pencernaan pada anak dengan daun beluntas.
Resep pertama. Ambil 3 sampai 5 helai daun beluntas. Cuci bersih dan remas-remas. Remasan daun beluntas ini bisa dicampur dengan bubur saring atau nasi tim. Lakukan hal ini setiap kali anak makan.
Resep kedua. Ambil 10 helai daun beluntas, dicuci lalu diperas. Tambahkan madu dan aduk sampai merata. Campurkan ramuan ini pada nasi tim atau bubur saring. Lakukan setiap kali makan.
Ambil 10 sampai 15 helai daun beluntas. Cuci hingga bersih dan dimakan sebagai lalapan. Lakukan secara rutin tiga kali sehari. Bau badan Anda yang tidak sedap akan segera hilang.
3. Daun beluntas sebagai penurun panas
Daun beluntas juga bisa digunakan untuk menurunkan panas. Ambil 10 gram daun beluntas. Cuci bersih kemudian direbus atau diseduh seperti kalau mau minum teh. Minumlah ramuan ini secara rutin satu gelas sehari. Ramuan ini juga bisa digunakan sebagai peluruh keringat.
4. Daun beluntas untuk mengatasi demam
Ambil 15 helai daun beluntas. Setelah dicuci bersih, seduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin disaring. Minum satu gelas seduhan daun beluntas ini sekali sehari.
5. Daun beluntas untuk mengobati pegal linu
Ambil 10 sampai 15 helas daun beluntas. Cuci bersih kemudian diseduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin disaring. Minum dua gelas sehari.
6. Daun beluntas untuk mengatasi nyeri haid
Siapkan 20 helai daun beluntas, sedikit asam, sedikit garam, dan air panas secukupnya. Ambil 20 helai daun beluntas. Cuci bersih lalu diremas-remas sampai hancur. Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam, kemudian disaring. Diminum selagi masih hangat dua kali sehari.
7. Daun beluntas untuk mengatasi keputihan
Siapkan 20 helai daun beluntas, 1 akar tapak liman dan 1 gelas air. Daun beluntas dan tapak liman direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus satu kali sehari.
Ambil 15 helai daun beluntas. Setelah dicuci bersih, seduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin disaring. Minum satu gelas seduhan daun beluntas ini sekali sehari.
5. Daun beluntas untuk mengobati pegal linu
Ambil 10 sampai 15 helas daun beluntas. Cuci bersih kemudian diseduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin disaring. Minum dua gelas sehari.
6. Daun beluntas untuk mengatasi nyeri haidSiapkan 20 helai daun beluntas, sedikit asam, sedikit garam, dan air panas secukupnya. Ambil 20 helai daun beluntas. Cuci bersih lalu diremas-remas sampai hancur. Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam, kemudian disaring. Diminum selagi masih hangat dua kali sehari.
7. Daun beluntas untuk mengatasi keputihan
Siapkan 20 helai daun beluntas, 1 akar tapak liman dan 1 gelas air. Daun beluntas dan tapak liman direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus satu kali sehari.
Posted by Kados Kudus
at 07.33,
Add Comment
Read more
Gunakan Daun Belimbing Wuluh untuk Mengobati Pegal Linu
Daun belmbing wuluh bisa digunakan untuk mengobati pegal linu. Selain itu daun belimbing wuluh juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit lainnya.
Belimbing wuluh memiliki nama ilmiah Averrhoa bilimbi L. Nama daerahnya adalah: Limeng, selimeng, thlimmeng (Aceh), selemeng (Gayo), asom, belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias), balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu), balimbing (Lampung), calincing, balingbing (Sunda), balimbing wuluh (Jawa), bhalingbhing bulu (Madura), bingbing buloh (Bali), limbi (Bima), balimbeng (Flores), libi (Sawu), belerang (Sangi).
Belimbing wuluh memiliki daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat telur sampai jorong, ujung runcing,pangkal membundar. Warna daun hijau dengan permukaan bawah daun hijau muda. Daunnya mengandung tanin, sulfur, asam format, peroksidase, kalsium oksalat, dan kalium sitrat.
Buah belimbng wuluh berasa asam. bentuknya bulat melonjong, panjang mencapai 4-6,5 cm. Buah belimbing wuluh sangat terkenal untuk mengobati tekanan darah tinggi. Sedangkan bijinya berbentuk gepeng.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari daun belimbing wuluh.
1. Daun Belimbing Wuluh untuk Mengobati Pegal Linu
Ambil 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, dan cuka secukupnya. Campur semua bahan menjadi satu dan lumatkan. Sesudah itu borehkan di tempat yang terasa pegal linu.
2. Sakit Gondongan (Parotitis)
Ada dua resep untuk mengobati penyakit gondongan dengan daun belimbing wuluh.
Resep Pertama. Ambil 10 lembar daun belimbing wuluh yang masih muda dan 4 butir bawang merah. Tumbuk kedua bahan itu sampai halus. Balurkan ke tempat yang sakit.
Resep Kedua. Ambil ½ genggam daun belimbing wuluh dan 3 butir bawang putinh. Tumbuk kedua bahan sampai halus. Kompreskan pada bagian yang gondongan.
3. Reumatik
Ada 2 resep untuk mengobati reumatik dengan menggunakan daun belimbing wuluh.
Resep Pertama. Ambil 100 gram daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, dan cuka secukupnya. Semua bahan dicuci lalu digiling sampai halus. Tambahkan cuka secukupnya. Kemudian diaduk sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan pada tempat yang sakit.
Resep Kedua. Ambil 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda dan kapur sirih secukupnya. Cuci daun belimbing lalu ditumbuk sampai halus dan tambahkan kapur sirih. Gosokkan pada bagian yang sakit.
Belimbing wuluh memiliki nama ilmiah Averrhoa bilimbi L. Nama daerahnya adalah: Limeng, selimeng, thlimmeng (Aceh), selemeng (Gayo), asom, belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias), balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu), balimbing (Lampung), calincing, balingbing (Sunda), balimbing wuluh (Jawa), bhalingbhing bulu (Madura), bingbing buloh (Bali), limbi (Bima), balimbeng (Flores), libi (Sawu), belerang (Sangi).
Belimbing wuluh memiliki daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat telur sampai jorong, ujung runcing,pangkal membundar. Warna daun hijau dengan permukaan bawah daun hijau muda. Daunnya mengandung tanin, sulfur, asam format, peroksidase, kalsium oksalat, dan kalium sitrat.
Buah belimbng wuluh berasa asam. bentuknya bulat melonjong, panjang mencapai 4-6,5 cm. Buah belimbing wuluh sangat terkenal untuk mengobati tekanan darah tinggi. Sedangkan bijinya berbentuk gepeng.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari daun belimbing wuluh.
1. Daun Belimbing Wuluh untuk Mengobati Pegal Linu
Ambil 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, dan cuka secukupnya. Campur semua bahan menjadi satu dan lumatkan. Sesudah itu borehkan di tempat yang terasa pegal linu.
2. Sakit Gondongan (Parotitis)Ada dua resep untuk mengobati penyakit gondongan dengan daun belimbing wuluh.
Resep Pertama. Ambil 10 lembar daun belimbing wuluh yang masih muda dan 4 butir bawang merah. Tumbuk kedua bahan itu sampai halus. Balurkan ke tempat yang sakit.
Resep Kedua. Ambil ½ genggam daun belimbing wuluh dan 3 butir bawang putinh. Tumbuk kedua bahan sampai halus. Kompreskan pada bagian yang gondongan.
3. ReumatikAda 2 resep untuk mengobati reumatik dengan menggunakan daun belimbing wuluh.
Resep Pertama. Ambil 100 gram daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, dan cuka secukupnya. Semua bahan dicuci lalu digiling sampai halus. Tambahkan cuka secukupnya. Kemudian diaduk sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan pada tempat yang sakit.
Resep Kedua. Ambil 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda dan kapur sirih secukupnya. Cuci daun belimbing lalu ditumbuk sampai halus dan tambahkan kapur sirih. Gosokkan pada bagian yang sakit.
Posted by Kados Kudus
at 02.55,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)





