Rimpang jahe sangat berguna untuk menyembuhkan reumatik, encok, sakit pinggang, keseleo, capek, pegal-pegal, batuk, dan impoten.
Jahe merupakan tanaman berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m. Rimpang jahe bisa dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun tanaman jahet berpasangan, berbentuk pedang, panjang 15-23 cm, lebar 8-15 mm, tangkai daun berbulu sekitar 2-4 mm, bentuk lidah daun memanjang kurang lebih 7,5 - 10 mm tetapi tidak berbulu. Bunga tumbuh dari rimpangnya dan terpisah dari daun atau batang semuanya. Bunga itu berupa malai yang tersembul di permukaan tanah, berbentuk tongkat atau kadang-kadang bulat telur.
Ada 3 jenis jahe yang dikenal di Indonesia. Jahe Sunti berwarna merah sampai jingga. Rimpangnya kecil. Seratnya kasar. Aroma tajam dan sangat pedas. Kandungan rata-rata minyak atsrinya paling tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya. Jahe sunti banyak digunakan dalam industri obat-obatan.
Jenis kedua adalah Jahe Gajah atau yang dikenal dengan nama Jahe badak (Jawa Barat) atau jahe kombongan (Bengkulu). Jahe gajah memiliki rimpang paling besar, berwarna kuning atau kuning muda. Seratnya sedikit dan lembut. Aromanya kurang tajam dan rasanya kurang pedas. Kandungan minyak atsirinya paling sedikit dibandingkan dengan yang lain. Banyak digunakan sebagai rempah-rempah, minuman, dan makanan. Jahe gajah juga dibuat asinan dan banyak dikonsumsi di Jepang.
Yang ketika adalah Jahe Emprit.Jahe ini paling banyak dijumpai di pasaran. Digunakan sebagai bahan baku minuman, rempah-rempah dan penyedap makanan. Rimpangnya lebih beasr dibandingkan jahe sunti tetapi lebih kecil daripada jahe gajah. Agak pipih dan berwarna putih. Kandungan minyak atsirinya cukup tinggi.
Manfaat Jahe untuk Menjaga Keperkasaan
Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis,1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 sendok makan kecap, 1 sendok makan madu, dan seujung sendok teh merica. Rimpang jahe diparut dan hasil parutan dicampur dengan 1 gelas air matang. Saring airnya dan campur dengan air jeruk nipis, kuning telur mentah dan aduk sampai merata. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu secara teratur.
Manfaat Lain dari Jahe
Jahe untuk Menyembuhkan Reumatik dan Encok
Cara pertama. Ambil rimpang jahe secukupnya, bakar dan cuci bersih, kemudian diparut. Tempelkan hasil parutan jahe pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur sampai sembuh.
Cara kedua. Ambil 4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, dan 2 sendok makan buah cengkeh kering. Semua bahan ditumbuk halus dan ditambah dengan 2-3 sendok makan air tajin. Oleskan sebagai obat pada bagian yang sakit. Lakukan 3-5 hari secara berturut-turut.
Jahe untuk Meyembuhkan Sakit Pinggang dan Keseleo
Ambil sekitar 4-8 rimpag jahe sebesar ibu jari dan buah asam jawa yang sudah masak secukupnya. Rimpang jahe diparut dan campur dengan buah asam jawa sampai merata. Oleskan pada bagian badan yang terasa sakit.
Jahe untuk Capai dan Pegal-Pegal
Cara Pertama. Ambil 2 rimpang jahe sebesar ibu jari dan susu segar secukupnya. Baka rimpang jahe dan bersihkan. Rebus bersama susu segar. Silakan diminum.
Cara Kedua. Siapkan 2 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 ikat daun kemangi, 1 genggam beras yang sudah direndam air dan sedikit garam dapur. Semua bahan ditumbuk halus bersama-ama. OLeskan sebagai param.
Cara Ketiga. Ambil 3 rimpang jahe sebesar ibu jari, tepung terigu secukupnya dan 1 potong asam jawa yang sudah masak. Parut rimpang jahe, kemudian tambahkan tepung terigu dan asam jawa untuk dibuat adonan dengan ditambah air ganhat. Oleskan sebagai param.
Jahe untuk Mengobati Batuk
Cara Pertama. Sediakan 2-3 rimpang jahe sebesar ibu hari. Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Tunggu hingga menjadi 1 gelas. Diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.
Cara Kedua. Sediakan sekitar 3-4 rimpang jahe sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis, 1 sendok teh kayu putih. Parut rimpang jahe, bakar jeruk nipis dan peras untuk diambil airnya. Semua bahan dicampur dan diremas-remas. Oleskan pada bagian dada anak balita yang sakit, pagi dan sore hari setelah mandi atau mejelang tidur.
Home » sakit pinggang
Tampilkan postingan dengan label sakit pinggang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit pinggang. Tampilkan semua postingan
Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan dan Penyembuhan Sakit-Penyakit
Tumbuhan Sirsak, yang memiliki nama latin Annona muricata, Linn., memiliki berbagai nama daerah, seperti nangka sabrang dan nangka landa (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka burid (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), jambu landa (Lampung), langelo walanda (Gorontalo), srikaya balanda (Bugis dan Ujungpandang), wakano (Nusa Laut), naka walanda (Ternate), naka (Flores), ai ata malai (Timor).
Ada beberapa jenis Sirsak yang sudah dibudidayakan, yakni:
1. Sirsak Biasa. Buahnya berukuran kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri, berasa masam manis, dan berkadar air tinggi. Sirsak ini sangat cocok untuk dibuat minuman, campuran ice cream, dibuat dodol, wajik, dll.
2. Sirsak Ratu. Disebut Sirsak Ratu karena jenis sirsak ini dikembangkan pertama kalinya di kawasan Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Ukuran buahnya mulai dari kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri. Cirikhasnya adalah daging buahnya bertepung, kering dan berasa manis.
3. Sirsak Mandalika. Buahnya kecil dengan daging buah berwarna kuning. Jenis sirsak ini memiliki daging buah yang berwarna kuning, berbiji banyak, dan rasanya manis. Jenis Sirsak Mandalika banyak dibudidayakan di Cianjur dan Sukabumi.
4. Sirsak Bali. Buahnya kecil, sekitar 200-300 gram. Memiliki kulit licin dan tidak berduri. Rasanya benar-benar manis. Disebut SIrsak Bali karena tumbuhan ini diyakini berasal dari Bali.
Penyakit yang Dapat Diobati Menggunakan Daun Sirsak
1. Kanker
Menurut penelitian Purdue University Amerika Serikat daun sirsak memiliki kandungan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati dengan daun sirsak adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan 12 jenis kanker lainnya.
Ambillah 10 lembar daun sirsak yang sudah tua. Cuci kemudian rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan hal ini dua kali sehari selama 2 minggu.
2. Asam Urat
Ambil 6-10 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Cuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan dua kali sehari.
3. Sakit Pinggang
Ambil 20 lembar daun sirsak yang sudah cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas air. Ambil ¾ gelas untuk diminum. Lakukan 1 kali sehari.
4. Infeksi
Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Ambil 4-5 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Diminum 1 kali sehari.
5. Bisul
Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok makan air, aduk sampai merata. Sesudah itu tempelkan pada bagian kulit yang terkena bisul.
Ada beberapa jenis Sirsak yang sudah dibudidayakan, yakni:
1. Sirsak Biasa. Buahnya berukuran kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri, berasa masam manis, dan berkadar air tinggi. Sirsak ini sangat cocok untuk dibuat minuman, campuran ice cream, dibuat dodol, wajik, dll.
2. Sirsak Ratu. Disebut Sirsak Ratu karena jenis sirsak ini dikembangkan pertama kalinya di kawasan Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Ukuran buahnya mulai dari kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri. Cirikhasnya adalah daging buahnya bertepung, kering dan berasa manis.
3. Sirsak Mandalika. Buahnya kecil dengan daging buah berwarna kuning. Jenis sirsak ini memiliki daging buah yang berwarna kuning, berbiji banyak, dan rasanya manis. Jenis Sirsak Mandalika banyak dibudidayakan di Cianjur dan Sukabumi.
4. Sirsak Bali. Buahnya kecil, sekitar 200-300 gram. Memiliki kulit licin dan tidak berduri. Rasanya benar-benar manis. Disebut SIrsak Bali karena tumbuhan ini diyakini berasal dari Bali.
Penyakit yang Dapat Diobati Menggunakan Daun Sirsak
1. Kanker
Menurut penelitian Purdue University Amerika Serikat daun sirsak memiliki kandungan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati dengan daun sirsak adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan 12 jenis kanker lainnya.
Ambillah 10 lembar daun sirsak yang sudah tua. Cuci kemudian rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan hal ini dua kali sehari selama 2 minggu.
2. Asam Urat
Ambil 6-10 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Cuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan dua kali sehari.
3. Sakit Pinggang
Ambil 20 lembar daun sirsak yang sudah cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas air. Ambil ¾ gelas untuk diminum. Lakukan 1 kali sehari.
4. Infeksi
Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Ambil 4-5 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Diminum 1 kali sehari.
5. Bisul
Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok makan air, aduk sampai merata. Sesudah itu tempelkan pada bagian kulit yang terkena bisul.
Posted by Kados Kudus
at 02.42,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)


