Tumbuhan Sirsak, yang memiliki nama latin Annona muricata, Linn., memiliki berbagai nama daerah, seperti nangka sabrang dan nangka landa (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka burid (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), jambu landa (Lampung), langelo walanda (Gorontalo), srikaya balanda (Bugis dan Ujungpandang), wakano (Nusa Laut), naka walanda (Ternate), naka (Flores), ai ata malai (Timor).
Ada beberapa jenis Sirsak yang sudah dibudidayakan, yakni:
1. Sirsak Biasa. Buahnya berukuran kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri, berasa masam manis, dan berkadar air tinggi. Sirsak ini sangat cocok untuk dibuat minuman, campuran ice cream, dibuat dodol, wajik, dll.
2. Sirsak Ratu. Disebut Sirsak Ratu karena jenis sirsak ini dikembangkan pertama kalinya di kawasan Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Ukuran buahnya mulai dari kecil sampai besar, berkulit licin dan berduri. Cirikhasnya adalah daging buahnya bertepung, kering dan berasa manis.
3. Sirsak Mandalika. Buahnya kecil dengan daging buah berwarna kuning. Jenis sirsak ini memiliki daging buah yang berwarna kuning, berbiji banyak, dan rasanya manis. Jenis Sirsak Mandalika banyak dibudidayakan di Cianjur dan Sukabumi.
4. Sirsak Bali. Buahnya kecil, sekitar 200-300 gram. Memiliki kulit licin dan tidak berduri. Rasanya benar-benar manis. Disebut SIrsak Bali karena tumbuhan ini diyakini berasal dari Bali.
Penyakit yang Dapat Diobati Menggunakan Daun Sirsak
1. Kanker
Menurut penelitian Purdue University Amerika Serikat daun sirsak memiliki kandungan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kanker dengan cara menghambat
pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati dengan daun
sirsak adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan 12 jenis
kanker lainnya.
Ambillah 10 lembar daun sirsak yang sudah tua. Cuci kemudian
rebus dengan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air
yang tersisa diminum. Lakukan hal ini dua kali sehari selama 2 minggu.
2. Asam Urat
Ambil 6-10 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Cuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Air yang tersisa diminum. Lakukan dua kali sehari.
3. Sakit Pinggang
Ambil 20 lembar daun sirsak yang sudah cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian dipotong-potong dengan tujuan untuk memastikan bahwa kandungan ada daun benar-benar keluar. Rebus potongan daun tersebut dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas air. Ambil ¾ gelas untuk diminum. Lakukan 1 kali sehari.
4. Infeksi
Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Ambil 4-5 lembar daun sirsak yang cukup tua tetapi masih hijau. Daun dicuci bersih kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 1 gelas air. Diminum 1 kali sehari.
5. Bisul
Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok makan air, aduk sampai merata. Sesudah itu tempelkan pada bagian kulit yang terkena bisul.
Home » kanker prostat
Tampilkan postingan dengan label kanker prostat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker prostat. Tampilkan semua postingan
Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan dan Penyembuhan Sakit-Penyakit
Posted by Kados Kudus
at 02.42,
Add Comment
Read more
Kekayaan Kandungan Gizi Kubis
Tahukah Anda bahwa kubis menjadi kunci rahasia orang-orang China dalam menjaga tubuh tetap awet muda?
Kubis adalah sayuran yang hidup di daerah berhawa dingin dan tergolong famili "Brassica", bersamaan dengan kecambah, kembang kol, dan brokoli. Kubis merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan secara luas di seluruh dunia. Nama ilmiah adalah: Brassica oleracea (kelompok capitata).
Kubis terdiri dari kelompok-kelompok daun kaku yang saling membungkus satu di atas yang lain, yang menghasilkan bentuk bulat. Beberapa varietas dibudidayakan di seluruh dunia termasuk hijau, ungu, merah, dan savoy (berdaun agak longgar dan keriput).
Manfaat kesehatan dari kubis
Penampilannya yang segar, berdaun hijau gelap, kubis sangat bergizi, namun sangat rendah lemak dan kalori. 100 g daun menyediakan hanya 25 kalori.
Sayuran ini merupakan gudang fitokimia seperti tiosianat, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane, dan isothiocyanates. Senyawa ini merupakan antioksidan kuat dan dikenal dalam membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kolon, dan prostat, dan membantu mengurangi kadar LDL atau "kolesterol jahat" dalam darah.
Kubis segar merupakan sumber antioksidan alami, vitamin C. Mengandung 36,6 mg atau sekitar 61% dari RDA, melebihi jeruk. Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan radikal bebas yang berbahaya yang menyebabkan peradangan.
Kekuatan total antioksidan yang diukur dalam hal kapasitas penyerapan oksigen radikal (nilai ORAC) adalah 508 µmol TE/100 g. Kubis merah mengandung nilai antioksidan yang lebih tinggi, 2.252 µmol TE/100 g.
Ketika memilih kubis, pilihlah yang masih segar, padat, kaku, berukuran sedang.
Hama umum ditemui dalam kubis. Ada kemungkinan saat penanaman kubis harus disemprot dengan insektisida untuk membasmi hama. Oleh karena itu, cucilah dalam air mengalir kemudian rendam dalam air garam selama sekitar 30 menit, kemudian cuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan debu, hama, telur / ova / kista dan setiap residual insektisida.
Gunakan kubis ketika masih segar untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimum. Namun, kubis dapat disimpan di kulkas selama beberapa hari.
Sebelum digunakan, buang batang dan semua bagian daun yang layu pada lapisan luar. Cuci. Potong kubis menjadi dua bagian yang sama dan kemudian iris daun seperti yang Anda inginkan.
Kubis yang sudah dibersihkan dapat dimakan mentah. Hal ini amat baik karena kandungan gizinya tidak berkurang akibat proses pengolahan.
Kubis mungkin berisi "goitrogens," suatu senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan tertentu, terutama ditemukan dalam sayuran seperti kembang kol, brokoli, dll, yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid dan harus dihindari jika Anda mengalami gangguan tiroid.
![]() |
| Kubis untuk Awet Muda |
Kubis terdiri dari kelompok-kelompok daun kaku yang saling membungkus satu di atas yang lain, yang menghasilkan bentuk bulat. Beberapa varietas dibudidayakan di seluruh dunia termasuk hijau, ungu, merah, dan savoy (berdaun agak longgar dan keriput).
Manfaat kesehatan dari kubis
Penampilannya yang segar, berdaun hijau gelap, kubis sangat bergizi, namun sangat rendah lemak dan kalori. 100 g daun menyediakan hanya 25 kalori.
Sayuran ini merupakan gudang fitokimia seperti tiosianat, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane, dan isothiocyanates. Senyawa ini merupakan antioksidan kuat dan dikenal dalam membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kolon, dan prostat, dan membantu mengurangi kadar LDL atau "kolesterol jahat" dalam darah.
Kubis segar merupakan sumber antioksidan alami, vitamin C. Mengandung 36,6 mg atau sekitar 61% dari RDA, melebihi jeruk. Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan radikal bebas yang berbahaya yang menyebabkan peradangan.
![]() |
| Kubis Ungu |
Kubis juga kaya vitamin seperti asam pantotenat (vitamin B-5),
piridoksin (vitamin B-6) dan thiamin (vitamin B-1). Vitamin ini sangat penting karena
tubuh kita membutuhkan zat-zat tersebut dari sumber eksternal.
Kubis juga mengandung jumlah mineral yang cukup seperti kalium, mangan,
besi, dan magnesium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan
tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Mangan
digunakan oleh tubuh sebagai cofactor untuk enzim antioksidan, dismutase
superoksida. Besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah.
Kubis merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin K, menyediakan
sekitar 63% RDA. Vitamin-K memiliki peran potensial dalam metabolisme tulang
dengan mendukung aktivitas osteotrophic di dalamnya. Jadi makan makanan yang cukup
mengandung vitamin K akan menjadikan tulang kita sehat. Selain itu, vitamin
K-juga telah berperan dalam menyembuhkan penyakit Alzheimer dengan membatasi
kerusakan saraf di otak.
Ketika memilih kubis, pilihlah yang masih segar, padat, kaku, berukuran sedang.
Hama umum ditemui dalam kubis. Ada kemungkinan saat penanaman kubis harus disemprot dengan insektisida untuk membasmi hama. Oleh karena itu, cucilah dalam air mengalir kemudian rendam dalam air garam selama sekitar 30 menit, kemudian cuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan debu, hama, telur / ova / kista dan setiap residual insektisida.
Gunakan kubis ketika masih segar untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimum. Namun, kubis dapat disimpan di kulkas selama beberapa hari.
Sebelum digunakan, buang batang dan semua bagian daun yang layu pada lapisan luar. Cuci. Potong kubis menjadi dua bagian yang sama dan kemudian iris daun seperti yang Anda inginkan.
Kubis yang sudah dibersihkan dapat dimakan mentah. Hal ini amat baik karena kandungan gizinya tidak berkurang akibat proses pengolahan.
Kubis mungkin berisi "goitrogens," suatu senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan tertentu, terutama ditemukan dalam sayuran seperti kembang kol, brokoli, dll, yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid dan harus dihindari jika Anda mengalami gangguan tiroid.
Posted by Kados Kudus
at 00.44,
Add Comment
Read more
Manfaat Kesehatan Buah Delima
Meringankan Masalah Pencernaan
Kulit buah, kulit kayu, dan daun delima digunakan untuk meringankan sakit perut, mengatasi diare dan masalah pencernaan lainnya. Minum teh yang terbuat dari daun dan kulit batang tanaman ini dapat menghilangkan gejala pencernaan Anda. Bahkan, beberapa orang mengatakan bahwa buah delima dapat digunakan untuk disentri dan kolera juga. Namun, jika Anda memiliki diare kronis atau masalah pencernaan yang serius, Anda harus mencari nasihat medis sebelum minum atau memilih pengobatan alternatif.
![]() |
| Isi Buah Deliima |
Kulit buah, kulit kayu, dan daun delima digunakan untuk meringankan sakit perut, mengatasi diare dan masalah pencernaan lainnya. Minum teh yang terbuat dari daun dan kulit batang tanaman ini dapat menghilangkan gejala pencernaan Anda. Bahkan, beberapa orang mengatakan bahwa buah delima dapat digunakan untuk disentri dan kolera juga. Namun, jika Anda memiliki diare kronis atau masalah pencernaan yang serius, Anda harus mencari nasihat medis sebelum minum atau memilih pengobatan alternatif.
Mencegah Stroke Dan Penyakit Jantung Lain
Stroke ini diyakini disebabkan oleh penebalan arteri, yang dapat disebabkan oleh penumpukan kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa minum jus delima dan makan buah ini membantu dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Selain itu, delima juga berfungsi sebagai semacam thinner darah (mengencerkan), sehingga bisa mencegah pembekuan darah.
Mengurangi Risiko Kanker Tertentu
Orang-orang dengan risiko tinggi terhadap kanker prostat dan payudara harus mulai minum jus buah ini. Meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia sedang dilakukan untuk menetapkan pentingnya buah ini dalam mengurangi risiko kanker, telah ada sejumlah penelitian yang dilakukan pada tikus yang sudah menunjukkan hasil positif, salah satunya menunjukkan bahwa pertumbuhan tumor pada tikus laboratorium melambat secara dramatis ketika diberi dosis ekstrak delima secara reguler.
Membantu Mencegah Osteoarthritis dan Penyakit Tulang Lainnya
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Case Western Reserve University, delima menunjukkan potensi besar dalam mengobati arthritis. Orang dengan penyakit ini tahu bahwa rasa sakit yang terkait dengan penyakit ini terutama disebabkan oleh buruknya kesehatan tulang rawan. Nah, ekstrak delima mengandung antioksidan yang tidak hanya meringankan peradangan pada sendi, tetapi yang lebih penting, hal ini juga mencegah degradasi kartilago. Juga, delima membantu dalam mencegah pembentukan enzim yang bertanggung jawab untuk menguraikan jaringan ikat.
Manfaat lain dari jus delima termasuk menurunkan Low Density Lipoprotein (LDL). Jus buah delima bermanfaat dalam mengatur gerak platelet. Kontraksi pembuluh darah yang normal dapat dipertahankan dengan jus buah delima. Gerak antiotension converting enzyme (ACE) berkurang sebagai manfaat lain dari jus delima. Jus buah delima juga bermanfaat untuk menjaga fungsi sel normal, membantu replikasi sel yang tepat. Jus buah delima juga dapat meningkatkan kesehatan gigi. Jus buah delima mencegah penumpukan plak pada gigi.
Baca juga:
Pengobatan Mencret Secara Herbal
25 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan dan Kecantikan
Manfaat Buah Naga
Menjaga Bahan Makanan Tetap Fresh
![]() |
| Isi Buah Delima |
Mengurangi Risiko Kanker Tertentu
![]() |
| Buah Delima Utuh |
Membantu Mencegah Osteoarthritis dan Penyakit Tulang Lainnya
![]() |
| Buah Delima di Pohonnya |
Manfaat lain dari jus delima termasuk menurunkan Low Density Lipoprotein (LDL). Jus buah delima bermanfaat dalam mengatur gerak platelet. Kontraksi pembuluh darah yang normal dapat dipertahankan dengan jus buah delima. Gerak antiotension converting enzyme (ACE) berkurang sebagai manfaat lain dari jus delima. Jus buah delima juga bermanfaat untuk menjaga fungsi sel normal, membantu replikasi sel yang tepat. Jus buah delima juga dapat meningkatkan kesehatan gigi. Jus buah delima mencegah penumpukan plak pada gigi.
Baca juga:
Pengobatan Mencret Secara Herbal
25 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan dan Kecantikan
Manfaat Buah Naga
Menjaga Bahan Makanan Tetap Fresh
Posted by Kados Kudus
at 19.53,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)






