Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label daun kaki kuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daun kaki kuda. Tampilkan semua postingan

Penanganan Hamil Muda Secara Herbal

Hamil Muda

1. Gejala Dasar
a. Ibu hamil ditandai dengan berhenti daid, dan ingin makan yang asam-asam, atau "nyidam".
b. Gejala dasar hamil muda tampak pada rasa mual dan kepala pusing.

2. Ramuan Tradisional


Kelapa Muda untuk hamil muda
a. Ramuan 1

Bahan: Kelapa hijau muda: secukupnya
Pembuatan: Buah kelapa dibuka untuk diambil airnya.
Pemakaian: Diminum setiap hari (sesukanya).





b. Ramuan 2
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 2 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Gula batu: secukupnya

Pembuatan:
Daun kaki kuda ditumbuk halus, lalu diberi air matang. Selanjutnya, diperas dan disaring. Campurlah dengan jeruk nipis dan gula batu.

Pemakaian:

Diminum secukupnya.

3. Catatan Khusus
a. Ibu hamil muda harus menjalani imunisasi tetanus untuk ibu sekaligus untuk bayi dalam kandungan.
b. Ibu hamil muda diharapkan makan buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, telur, dan ikan.
c. Ibu hamil muda dilarang makan nanas muda sebab dapat mengakibatkan keguguran.
d. Bila ibu hamil muda mengalami pendarahan, pembengkakan kaki, tekanan darah tinggi atau rendah dan gerakan bayi berkurang, maka secepatnya diharapkan menghubungi dokter/pergi ke Puskesmas.


Baca juga:
Pengobatan Demam Secara Herbal
Atasi Cacing Kremi dengan Obat Herbal
Cara Sederhana Alami dan Praktis untuk Membasmi Cacing Kremi
Pengobatan TBC secara Herbal
Pengobatan Mencret Secara Herbal

Pengobatan Demam Secara Herbal


Demam

1. Gejala Dasar
a. Penderita demam ditandai dengan badan lemah dan lesu, otot dan sendi nyeri, kepala pusing, nafsu makan berkurang, dan kadang-kadang batuk pilek.
b. Gejala dasar demam tampak pada keluhan panas.

sambiloto atasi demam
Daun Sambiloto
2. Remuan Tradisional

a. Ramuan 1
Bahan:
Daun sambiloto: 1 genggam
Air bersih: 3 gelas
Pembuatan:
Daun sambiloto direbus dengan air bersih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, kemudian disaring.
Pemakaian:
Diminum 3x sehari 1/2 gelas.
daun kaki kuda untuk obati demam
Daun Kaki Kuda

b. Ramuan 2
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 2 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Bawang putih: 3 butir
Garam: secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda digiling halus, lalu ditambah air matang dan disaring. Selanjutnya ditambah bawang putih (setelah dipanggang), air jeruk nipis, dan garam.
Kelapa Hijau
Pemakaian:
Diminum 2-3 x sehari 1 gelas.

c. Ramuan 3

Bahan:
Kelapa hijau: 1 buah (air)
Pembuatan:

Buah kelapa hijau dibukaaa untuk diambil airnya.

Pemakaian:

Diminum setiap hari selama demam.


kembang sepatu atasi demam
Kembang Sepatu
d. Ramuan 4

Bahan:

Daun kembang sepatu: 1 genggam

Air: 3 tetes

Pembuatan:

Daun kembang sepatu dilumatkan dengan teteasn air.

Pemakaian: Dioleskan pada seluruh badan, dan dilakukan berulang kali sebagai obat luar.


daun sirih atasi demam
Daun Sirih
e. Ramuan 5

Bahan:

Daun sirih: 1 genggam

Pembuatan:

Daun sirih dilumatkan tanpa air.

Pemakaian:

Dilumurkan pada kepala dan pinggang kanan-kiri. Obat luar ini cocok sekali untuk balita.


bawang merah atasi demam
Bawang Merah
f. Ramuan 6:

Bahan:

Bawang merah: secukupnya

Pembuatan:

Bawang merah dimulatkan.

Pemakaian:

Dilumurkan pada seluruh badan sebagai obat luar.


3. Catatan Khusus

a. Apabila demam pada balita tidak mau turun, bahkan diikuti mencret, sakit dada, luka, sakit perut, muntah/mencret/muntaber, kejang otot, dan radang kulit atau luka, maka sebaiknya segera dibawa ke Puskesmas/dokter.

b. Untuk mencegah demam, sebaiknya makan makanan bergizi setiap hari




Baca juga:
Atasi Cacing Kremi dengan Obat Herbal
Cara Sederhana Alami dan Praktis untuk Membasmi Cacing Kremi
Pengobatan TBC secara Herbal
Pengobatan Cacingan Secara Herbal
Pengobatan Mencret Secara Herbal

Pengobatan TBC secara Herbal

TBC
1. Gejala Dasar
a. Penderita TBC ditandai dengan batuk kronis yang tidak mau sembuh, badan tambah kurus, berkeringat di pagi hari, dan mungkin sampai batuk darah.
b. Selalin batuk, juga ditandai dengan sesak nafas.

Lempuyang Wangi
2. Ramuan Tradisional
a. Ramuan 1: Pengobatan khusus untuk tambah darah
Bahan:
Lempuyang wangi: 1 genggam
Air bersih: 5 gelas
Pembuatan:
Akar lumpuyang wangi dicuci bersih dan dipotong-potong. Setelah itu direbus denan air bersih hingga tinggal separuhnya. Didinginkan dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 2 x sehari 3/4 gelas.

Daun Kaki Kuda
b. Ramuan 2
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Daun kapuk randu: 7 helai
Gula batu: secukupnya
Air matang: 1 cangkir
Pembuatan:
Daun kaki kuda dan daun kapuk randu ditumbuk dengan sedikit air matang. Setelah halus, ditambah air matang lagi dan disaring. Air saringan ditambah gula batu lalu diaduk sampai larut.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari pada pagi hari sebelum makan.

Daun Kapuk Randu

c. Ramuan 3
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 1 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Jeruk Nipis
Gula batu: secukupnya
Garam: secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda ditumbuk lalu diberi air matang. Tambahkan jeruk nipis, garam, dan gula batu. Selanjutnya diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 1-3 gelas sehari.
Catatan:
Pengobatan ini untuk menambah nafsu makan dan daya tahan tubuh.

Bunga Kembang Sepatu
d. Ramuan 4
Bahan:
Bunga kembang sepatu: 3 kuntum
Air masak: 1/2 gelas
Madu: secukupnya
Pembuatan:
Bunga kembang sepatu digiling halus, lalu dicampur dengan air masak dan madu. Setelah itu diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 3 x sehari
Catatan:
Pengobatan ini untuk melancarkan dahak
Bawang Putih

d. Ramuan 5
Bahan:
Bawang putih: 2-4 butir
Pembuatan:
Bawang putih dicuci bersih
Pemakaian:
Bawang putih dikunyah dan airnya ditelan.
Catatan:
Pengobatan ini untuk menambah daya tahan tubuh dan daya penyembuhan.

3. Catatan Khusus
a. Pengobatan dengan ramuan tradisional ini tidak dapat menggantikan pengobatan modern tetapi dapat mendukung penyembuhan penyakit TBC.
b. Bayi berumur 3 bulan ke atas sebaiknya diberi suntikan immunisasi BCG, guna mencegah penyakit TBC.
c. Apabila gejala TBC tidak dapat diatasi, bahkan bertambah berat dan sering kambuh, harus secepatnya berobat ke Puskesmas/dokter.


Baca juga:
Pengobatan Cacingan Secara Herbal
Manfaat Stroberi untuk Kesehatan
Manfaat Mengkudu untuk Kesehatan dan Pengobatan
10 Sayuran dan Buah-Buahan yang Paling Kaya Nutrisi

Pengobatan Cacingan Secara Herbal

Cacingan
1. Gejala Dasar
a. Penderita cacingan ditandai dengan perut kembung dan berbunyi, kepala pusing, dan selesai makan terasa kurang kenyang.
b. Gejala dasar cacingan tampak pada keluhan mual, batuk, gatal, dan pusing.

2. Ramuan Tradisional

a. Ramuan 1: Pengobatan untuk cacing kremi
Bawang Putih
Bahan:
Bawang putih: 3 butir
Air hangat secukupnya.
Pembuatan:
Bawang putih dikupas dan dikunyah sampai halus.
Pemakaian:
Bawang putih halus ditelan dan disusul dengan minum air hangat 1-2 x sehari.

b. Ramuan 2: Pengobatan untuk cacing gelang.
Bagi ibu hamil dilarang meminumnya.
Buah Nanas Muda
Bahan:
Buah nanas (muda): 1 buah
Madu: 2 sendok makan
Pembuatan:
Buah nanas dikupas dan diparut. Tambahkan madu, lalu diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari.

c. Ramuan 3: Pengobatan untuk cacing pita
Bahan:
Buah Delima Putih

Delima putih: 5 jari
Air bersih: 2 gelas
Madu: 1 sendok makan
Pembuatan:Delima dipotong-potong, lalu direbus dengan air selama 10 menit. Setelah itu didinginkan, disaring, dan ditambah madu.
Pemakaian:
Deminum 1 x sehari pada waktu malam sebelum tidur.

d. Ramuan 4: Pengobatan untuk cacing tambang
Bahan:
Buah Pinang

Buah pinang: 1/2 biji
Air panas: 1 gelas
Madu: 1 sendok makan
Pembuatan:
Buah pinang digiling halus dan diseduh dengan air panas. Setelah terasa suam-suam kuku, ditambah madu.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari pada malam hari sebelum tidur.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari pada malam hari sebelum tidur. (Pengobatan untuk cacing tambang.)

e. Ramuan 5:
Bahan:
Buah Pepaya

Biji pepaya: 20 buah
Buah pepaya (matang): 1 potongan
Madu: 1 sendok makan
Pembuatan:
Biji pepaya dihancurkan, lalu dicampurkan dengan buah pepaya dan ditambah madu.
Pemakaian:
Dimakan sekaligus

f. Ramuan 6: Pengobatan cacingan pada anak-anak
Bahan:
Temugiring

Temugiring: 1 jari
Air panas: 1/2 cangkir
Garam: secukupnya
Pembuatan:
Temugiring dicuci bersih, diparut, lalu diseduh dengan air. Sesudah diperas, disaring, lalu tambahkan garam dan diaduk, serta dibiarkan 2 jam.
Pemakaian: Diminum pagi hari sebelum sarapan.

g. Ramuan 7: Pencegahan penyakit cacingan
Bahan:
Daun Kaki Kuda
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 2 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Garam: Secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda diperas, disaring, dan ditambah air, garam, dan jeruk nipis.
Pemakaian: Diminum 2 x sehari 1 gelas.

3. Catatan Khusus
a. Penyakit cacingan bersifat menular. Penularan melalui tangan yang terkena kotoran manusia atau hewan.
b. Telur cacing tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Di dalam perut anusia, telur cacing akan menetas dan menjadi cacing-cacing dewasa yang siap bertelur.
c. Hindarkan makanan yang kotor karena debu atau dihinggapi lalat.
d. Cuci tangan sebelum makana
e. Jagalah kebersihan lingkungan.
f. Jangan menggaruk dubur yang terasa gatal
g. Usahakan buang air besar selalu di WC.


Baca juga:
Manfaat Stroberi untuk Kesehatan  

Pengobatan Mencret Secara Herbal



1. Gejala Dasar
a. Penderita mencret ditandai dengan berak encer lebih dari tiga kali sehari, sakit perut saat berak, badan lesu dan lemah, sering haus, dan kepala pusing.
b. Gejala dasar menccret tampak pada keluhan mual dan badan panas.

2. Ramuan Tradisional

a. Ramuan 1
Daun Jambu Biji
Bahan:
Daun jambu biji muda: 10 lembar
Air masak: 1 cangkir
Garam: secukupnya
Pembuatan:
Daun jambu biji muda ditumbuk halus, kemudian diberi air masak dan garam. Selanjutnya, diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 1-2 x sehari 1 cangkir.

b. Ramuan 2
Tanaman Adas
Bunga Adas
Adas
Bahan:
Daun jambu biji muda: 1 genggam
Adas: 5 butir
Pulosari: 2 jari tangan
Air: 2 cangkir
Pembuatan:
Daun jambu biji, adas, dan pulosari dicuci bersih lalu dipotong kecil-kecil. Selanjutnya, direbus dengan 2 cangkir hingga mendidih dan tinggal separuhnya.
Pemakaian:
Diminum 2 x sehari 1/2 cangkir.

c. Ramuan 3: Untuk penderita mencret yang tinjanya bercampur lendir dan darah
Bahan:
Daun Sambiloto
Daun sambiloto kering: 1 genggam
Air bersih: 1 gelas
Pembuatan:
Daun sambiloto kering direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Selanjutnya didinginkan dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 2 x sehari 1/2 gelas.



d. Ramuan 4
Bahan:
Kelapa Muda
Air kelapa hijau muda: 1/2 gelas
Air matang: 1/2 gelas
Garam: 1/2 sendok
Pembuatan:
Air kelapa dicampur air dan garam, lalu diaduk sampai garam larut.
Pemakaian:
Diminum setiap 2-4 jam sekali.





e. Ramuan 5
Bahan:
Daun Kaki Kuda
Daun kaki kuda kering: 1 genggam
Air bersih: 2 gelas
Pembuatan:
Daun kaki kuda kering direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Selanjutnya didinginkan dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 2 x sehari 1 gelas.




f. Ramuan 6
Kejibeling
Bahan:
Kejibeling: secukupnya
Air bersih: secukupnya
Pembuatan:
Seluruh bagian kejibeling direbus sampai mendidih selama 1 - 2 jam. Setelah itu didinginkan dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 1 gelas setiap kali mencret.

g. Ramuan 7
Bahan:
Rimpang Temulawak
Rimpang temulawak: 1 jari
Air bersih: 1 cangkir
Pembuatan:
Rimpang temulawak dibakar sampai hangus bagian luarnya. Setelah itu temulawak tersebut digiling halus lalu dicampur dengan air mendidih.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari



3. Catatan Khusus
a. Mencret dapat disebabkan oleh
1) keracunan makanan atau salah makan
2) masuk angin
3) kuman penyakit, amuba, disentri, dan cacingan

b. Setiap mencret, meskipun ringan, harus secepatnya dihentikan, terutama bagi bayi dan anak-anak. Caranya, berikanlah cairan oralit. Namun bila oralit tidak tersedia atau anak tidak mau meminumnya, segera diberikan cairan pengganti seperti: air kelapa, larutan gula garam, air tajin, air teh, air matang, kuah sayur, atau sop.

c. Mencret adalah penyakit menular. Penularannya melalui kotoran penderita, lalat, semut, tangan dan kaki yang kotor.

d. Untuk mencegah penularan penyakit mencret dapat dilakukan
1) jangan minum air mentah (belum dimasak)
2) jangan menyentuh makanan sebelum mencuci tangan
3) jangan menikmati makanan dan minuman yang pernah dihinggapi lalat, semut, dan serangga lainnya
4) jangan membuang air besar di sembarang tempat


Total Pageviews

Temukan Tips Tentang

adas adas pulowaras air dingin air kelapa air rebusan jagung akar landep akar rambut alang-alang albumin alergi alkali alkaloid almond aloe vera Alzheimer amandel ambeien anemia anggur anti-aging anti-radang antibakteri antibiotik antikanker antikolesterol antioksidan antipenuaan antivirus apel apokat apple cider vinegar apricot ARMD aroma menyengat arthritis asam asam amino asam amino esensial asam apel asam cuka asam folat asam fosfat asam jawa asam lambung asam oleat asam urat ASI asma asparagus aspirin awet muda bahan makanan baking soda bakteri bandrek basa batang serai batu empedu batu ginjal batuk bau badan bawang merah bawang putih bayam bayam merah bayam putih bedak belerang belimbing belimbing sayur belimbing wuluh beluntas benalu benalu teh bengkak Bengle beras kencur berat badan beringin berry betakaroten biji asam biji bunga matahari biji labu biji lupin biji nangka biji pepaya biji semangka binahong bioaktif fitokimia bisul bit blondo bluberi body building borok brokoli bronkitis buah buah apukat buah naga buah pace buah pepaya buah pinang buah-buahan bula batu bulu alis mata bulu mata bumbu masak bungkuk cabai cacar air cacing cacing kremi cacing pita cacing tambang cacingan cadangan alkali tubuh cakar ayam campak capek ceker ayam cengkeh chicken nugget chymopapain cincau cocor bebek coklat cranberries cuka cuka apel dadap merah dadap serep daging daging olahan daging sapi darah rendah datang bulan daun asam daun belimbing wuluh daun beluntas daun congcorang daun dadap serep daun dandang gendis daun delima daun dewa daun duduk daun encok daun jambu biji daun jintan daun kaki kuda daun kapuk randu daun kemangi daun kembang sepatu daun kentut daun ketepeg cina daun kujang daun madu daun pakis daun pandan daun pepaya daun salam daun sambiloto daun sembukan daun sendok daun sirih daun sirih hijau daun sirsak daun sukun kering daun ungu daya ingat daya kerja otak daya tahan tubuh dehidrasi delima demam demam berdarah demam nifas demam tipoid demensia depresi detoks detoksifikasi DHEA diabetes diabetes mellitus diare dietary fiber disentri diuretik draceana marginata duct tape durian earphone efek hipolipidemia eksem enau encok energi Enzim proteolitik epilepsi es batu fenofibrat fenolik fibrin Fibroblast Growth Factor fitokimia flavonoid fosfor fungsi otak fungsi saraf gagal ginjal gairah gandum gangguan emosi gangguan jantung gangguan kejiwaan gangguan liver gangguan pencernaan garam garam Inggris garden mum gastritis gatal gegar otak gemuk gigi gigi kuning gigitan binatang berbisa gigitan nyamuk global warming glutathione GMO food gondongan gula gula aren gula batu gula darah gula dimurnikan gula merah gusi berdarah haid hamil hamil muda hepatitis herba herpes zoster hiperlipidemia hipertensi hot dog ikan ikan gabus ikan tuna ikatan rambut imun imunitas infeksi infeksi bakteri infeksi jamur infeksi kandung kemih infeksi mata infeksi paru inflamasi arthritis iritasi iritasi usus jagung jahe jambu biji jantung jerawat jeruk jeruk nipis jus lemon jus wortel kacang kadar gula darah kadar HDL kafein kalium kalogen kalsium kamomil kanker kanker ginjal kanker mulut kanker pankreas kanker paru-paru kanker payudara kanker prostat kanker usus besar kapur sirih karbohidrat kardiovaskular karotenoid katarak kayu putih kebersihan kecantikan kulit kecantikan rambut kecoak kedelai keguguran kehalusan kulit kejibeling keju kekebalan tubuh kelapa kelapa hijau kelapa hijau muda kelembaban kulit kelengkeng kembang sepatu kencing berdarah kencing manis kencur kentang keperkasaan keputihan keriput kesehatan bayi kesehatan jantung kesehatan kulit kesehatan mata keseleo kesuburan ketela rambat ketombe ketumpang air kista serviks kiwi klorofil koagulan kolagen kolera kolesterol kopi kranberi kubis kue kuku kulit kulit apel kulit buah delima kulit durian kulit kayu delima kulit kentang kulit mangga kulit melepuh kulit pisang kunyit kunyit putih kurang darah kurma kutil kutu kutu kelamin labu siam lalapan mentah Laminine latihan fisik lelah lemah syahwat lemak sehat lemak tak jenuh lemon lempuyang wangi lengkuas lentil leukemia lever libido lidah buaya likopen liver lobak luka luka bakar lumut lupus lutein lutein karotenoid lycopene maag mabuk madu magnesium mahkota dewa mahoni makanan makanan diet makanan olahan mandi mangga manggis masker wajah massa otot masuk angin mata melancarkan aliran darah melancarkan ASI melanoma melati melon memar membantu tidur membersihkan darah membersihkan lambung membersihkan pencernaan membersihkan usus membunuh bakteri memori memulihkan stamina memurnikan udara memutihkan gigi memutihkan kulit mencegah tumor mencret mengencangkan kulit menghilangkan kerutan kulit menghitamkan rambut beruban mengkudu mengobati luka mengompol mengurangi stress meningitis menstruasi mentimun merokok metabolisme migrain mimisan mineral minuman minyak atsiri minyak esensial minyak jarak minyak kelapa minyak pohon teh minyak terhidrogenasi minyak zaitun mood mual mulas muntah myocardium nafsu makan nanas natural skin whitening ngokilo noda hitam noni nyeri haid oatmeal obat bisul obat nyamuk obat pemutih alami obat sakit perut obat sariawan obesitas olahraga omega-3 operasi palem bambu panas dalam panu papain parasit Parkinson paru-paru paskaoperasi patah tulang payudara pedas pegal linu pektin pelepah daun enau peluruh air seni peluruh keringat pemanis buatan pembakar kalori pembekuan darah pembersih kulit pembesaran limpa pemutih kulit penawar racun pencahar pencernaan pendarahan penggumpalan darah penghangat pengharum kulit penuaan penurun panas penyakit jantung penyakit kulit penyakit mata penyehat kulit penyerapan nutrisi pepaya pepermin Pepperomia pellucida peradangan perangkap nyamuk perawatan kulit perawatan rambut perbaikan sel peredaran darah pernapasan pertumbuhan balita perut kembung perut mulas pestisida petai pewarna alami pilek pisang plag gigi plastik pneumonia polifenol popcorn posisi tidur postur tubuh produk peternakan profil lipid protein psoriasis pulosari pupuk organik putih telur radang amandel radang ginjal radang telinga radang tenggorokan radang usus radikal bebas ragi rambut rontok rasa kenyang regenerasi sel rematik rendah kalori resistensi insulin resveratrol reumatik rosemary rosiglitazone roti kering rumput mutiara sabun alami sabun mandi sakit gigi sakit ginjal sakit gusi sakit kepala sakit lambung sakit mata sakit paru-paru sakit perut sakit pinggang sakit punggung salak salmon ternak sambal sansevieria saponin sari jeruk sariawan sayuran sedotan segar sekoteng sel kanker selai kacang semangka sembelit semut semut hitam sendawa seng serangan jantung serat serat pangan sereal serotonin sesak napas singkong. singkong mentah sinom sirih belanda sirkulasi darah sistem kekebalan sistem saraf pusat sitrun soda soda pop stamina strawberi stress stroberi stroke struktur sel suhu tubuh susah buang air kecil susu syaraf tahu tanin tawas TBC teh teh hijau tekanan darah tekanan darah tinggi telapak kaki telur temu mangga temugiring temulawak tenggorokan lega tepung maizena terapi air hangat teripang terung ngor tetanus tetes mata thiamine tips tiramin tiroid toleransi glukosa tomat tomat hijau tonik toxin poison dirt tpd trauma otot tubuh langsing tukak lambung tumor uban ubi jalar ulat ulkus unggas urushiol varises vegetarian vitalitas vitamin Vitamin A Vitamin B kompleks Vitamin B1 Vitamin B12 Vitamin B2 Vitamin B3 Vitamin B6 Vitamin C Vitamin E Vitamin K wasir wedang sinom wortel yogurt zaitun zat besi