Copas dari postingan Hendra Hendarin
Perlu pembersih, pengharum badan, dan penyehat kulit, bukan selalu berarti perlu sabun.
Empat bulan sudah saya tak menggunakan sabun, odol, sampo, deterjen, dan segala hal yang berkaitan dengan bahan kimiawi. Dan sejauh ini hasilnya lebih memuaskan dan tak memberi keluhan dan dampak tak nyaman lainnya.
Saya selalu membagi status seperti ini bukan karena saya ingin menjadi ahli kecantikan, hahaha, namun karena merasa peduli dan prihatin terhadap alam. Lebih banyak masyarakat tak tergantung pada industrialisasi, akan lebih baik; karena menekan polusi tanah, udara dan air, sehat alamnya, sehat manusianya.
Bahan
Saya membuat bahan sendiri sebagai pengganti sabun, yakni dibuat dari bahan:
- Daun kemangi (daunnya saja)
- Batang Serai (potong potong sekitar 1 cm)
- Jeruk Nipis
Bahan-bahan variasi tambahan (optional): daun jeruk, oregano, bunga melati, teh hijau, bunga chamomile, bunga chrysantemum, bunga Rosella, dll.
Cara membuat
Cara membuat ada dua cara, cara pertama adalah cara basah, yakni dengan mencampurkan semua bahan, lalu mencampurkannya dengan air matang, yang sudah dicampur dengan air garam (gunakan garam ndeso). Masukan ke kulkas supaya awet. Setelah minimal setengah hari, sarinya sudah melarut ke air, campuran bisa dipakai.
Cara kedua adalah dengan mengeringkan dulu semua bahan, dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari. Lalu menyimpannya di dalam toples. Ambil bahan seperlunya lalu siram dengan air agak panas, sekitar 80 derajat, lalu saring. Taruh dalam toples di kulkas.
Cara Pakai
Cara pakai, mandi seperti biasa, lalu kenakan larutan ke tubuh secukupnya, lalu gosok badan dengan alat scrub, bilas. Ulangi sekali lagi tanpa scrubbing. Bilas asal. Pakai handuk.
Alhasil, kulit sehat, bersih, dan harum sepanjang hari.
Manfaat Bahan
Manfaat kemangi: sebagai deodorant (penghilang aroma tak sedap) sekaligus sebagai pengharum kulit.
Manfaat serai, mengandung zat yang berguna untuk mencegah penyakit kulit, seperti panu, eksim, dll, juga pengharum.
Manfaat jeruk nipis, menyeimbangkan keasaman kulit, pengelupas kulit mati, nutrisi kulit.
Manfaat garam, sebagai antiseptik, pembunuh kuman, dan sebagai pengawet alami yang mengawetkan serei dan kemangi dalam masa penyimpanan.
Supaya Mendapatkan Hasil Lebih Baik
Variasikan juga dengan "lulur minyak" atau kopi sekitar dua minggu - sebulan sekali, caranya seperti di atas, minyak yang dapat digunakan adalah minyak kelapa dan olive.
Selamat mencoba,
Jika anda peduli terhadap kelestarian alam, monggo share.
Seputar Sabun:
1. Apakah sabun itu?
Sabun diadaptasikan dari bahasa perancis 'Savon' dan berakar dari kata 'saponin' yakni suatu bahan kimia yang jika dicampur air akan menghasilkan busa.
Pembuatan sabun umumnya memerlukan bahan kimia yang namanya 'kaustik soda'. yang berbahaya, bisa membuat kulit terbakar, dan oksidasi pada logam.
2. Apakah sabun menyehatkan kulit?
- Sabun dapat membuat kulit kehilangan mantel asam alami yang bermanfaat untuk mencegah bakteri. Menggunakan sabun bisa membuat kulit lebih rentan terhadap bakteri.
- Sabun juga menghilangkan minyak kulit yang berfungsi sebagai pelembab alami kulit.
- Sabun tertentu memiliki keasaman netral dan pelembab yang cukup serta nutrisi untuk kulit, namun membuat sabun tersebut menjadi lebih mahal; dan tetap tidak menjamin bahwa zat kimia itu akan aman bagi kulit.
3. Apakah membersihkan kulit harus dengan busa sabun?
- Busa sabun tak ada kaitannya dengan kebersihan; artinya, tidak 'semakin sabun berbusa semakin mampu sabun itu membersihkan'. Bersih tidaknya kulit dari kotoran adalah dari 'scrubbing' atau penggosokan, dan pembilasan dengan air.
- Sabun yang tak terbilas dengan baik justru akan meninggalkan bekas-bekas di sela-sela, dan lama kelamaan bisa menjadi noda kotor.
4. Apakah sabun mengharumkan?
- Mungkin pada saat setelah mandi. Namun lama kelamaan, karena keasaman kulit hilang, bakteri mudah menempel, badan bisa menjadi beraroma tak sedap, juga bekas sabun yang tak terbilas bersih dapat menimbulkan bau apek. Bau ini jika bergabung dengan bakteri, biasanya pada saat suhu panas, plus keringat, tambah berbau tak sedap.
Baca juga:
Maag dan Asam Lambung
Bawang Putih untuk Obat Masuk Angin
Apa Yang Terjadi Jika Anda Tempelkan Es Batu Pada Belakang Leher?
Tempelkan Irisan Bawang pada Telapak Kaki Saat Anda Tidur
Home » jeruk nipis
Tampilkan postingan dengan label jeruk nipis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jeruk nipis. Tampilkan semua postingan
Resep Alami Hendra Hendarin: Sabun Alami Pembersih, Pengharum dan Penyehat Kulit
Posted by Kados Kudus
at 05.51,
Add Comment
Read more
Maag dan Asam Lambung
Bagaimana mengurangi gejalanya dan menyembuhkannya?
Salah satu "penyakit" yang banyak sekali pengidapnya adalah "maag". Di bawah ini adalah cara mencegah, meringankan dan mengobatinya. Seperti biasa, saya selalu menganjurkan untuk menggunakan obat alami dan membuatnya sendiri di rumah.
Namun pertama kali, kita harus mendapatkan beberapa definisi pengertiannya.
I.
Asam Lambung (utamanya HCl, Asam Klorida) dapat memicu maag, tapi yang berlebihan asam lambung belum tentu memiliki "maag". Namun yang akan dibahas di sini adalah yang berkaitan dengan responnya terhadap asam lambung.
II
Maag (adalah bahasa Belanda yang artinya adalah 'lambung') umumnya dimaksudkan sebagai 'inflamasi (luka) atau iritasi oleh berbagai macam penyebab', Istilah 'maag' sendiri jarang digunakan dalam perspektif yang lebih ilmiah, karena kurang spesifik (maag sendiri artinya adalah lambung, bukan merujuk pada nama suatu penyakit atau kelainan). Jadi untuk selanjutnya kita akan pakai istilah 'Gastritis', atau luka pada lapisan lambung.
III
Persoalan Asam Lambung
Apakah 'asam' itu?
1. Asam secara 'rasa' (sourness)
2. Asam secara kimiawi (acidity)
Rasanya asam (sour) belum tentu secara kimiawi akan menimbulkan asam (acidic).
Secara kimiawi asam, belum tentu rasanya asam (misal daging merah dsb. tidak asam namun sangat acidic).
> Penyebab kenaikan asam lambung ADALAH yang secara kimiawi asam (acidic)
> Yang rasanya asam (misal banyak jenis buah*) belum tentu akan meningkatkan keasaman lambung..
IV
Meringankan asam lambung
Makanlah makanan yang bersifat alkalis (sebaliknya dari acidic), misal:
Hampir semua buah-buahan, sayuran dan umbi terutama: Jeruk nipis, semangka, ketimun, singkong dan ubi kukus (bukan goreng)
V
Mengobati gastritis
Makan/minumlah salah satu dari: air parutan kunyit, jus lidah buaya, atau singkong mentah (sekitar 5 cm panjang dari singkong ukuran sedang)
VI
Apakah meringankan asam lambung = mengobati gastritis?
TIDAK SELALU sinkron, misal: Makan kunyit mengobati inflamasi lambung, namun tidak secara langsung menurunkan asam lambung.
Sebaliknya:
Makan jeruk nipis atau nanas akan menurunkan keasaman lambung, namun pertama kali ditelan bisa menimbulkan rasa nyeri pada luka lambung.
Mengapa demikian? karena asam dalam buah-buahan tersebut lebih dahulu menyebabkan nyeri pada luka sebelum keasamannya berubah menjadi basa (alkali).
VII
Apa yang menurunkan asam lambung sekaligus meredakan gastritis?
Singkong mentah dan Jus Lidah buaya, dalam jangka pendek menurunkan asam lambung dan jangka panjang dapat meredakan gastritis.
***
Copas dari postingan FB Hendra Hendarin tanggal 14 April 2015
Baca juga:
Manfaat Ngokilo untuk Kesehatan
Daging Sapi Lebih Asam daripara Jeruk Nipis
Atasi Panu Secara Aman dengan Terapi Herbal
Manfaat Benalu Untuk Pengobatan
Penanganan Hamil Muda Secara Herbal
Pengobatan TBC secara Herbal
Salah satu "penyakit" yang banyak sekali pengidapnya adalah "maag". Di bawah ini adalah cara mencegah, meringankan dan mengobatinya. Seperti biasa, saya selalu menganjurkan untuk menggunakan obat alami dan membuatnya sendiri di rumah.
Namun pertama kali, kita harus mendapatkan beberapa definisi pengertiannya.
I.
Asam Lambung (utamanya HCl, Asam Klorida) dapat memicu maag, tapi yang berlebihan asam lambung belum tentu memiliki "maag". Namun yang akan dibahas di sini adalah yang berkaitan dengan responnya terhadap asam lambung.
II
Maag (adalah bahasa Belanda yang artinya adalah 'lambung') umumnya dimaksudkan sebagai 'inflamasi (luka) atau iritasi oleh berbagai macam penyebab', Istilah 'maag' sendiri jarang digunakan dalam perspektif yang lebih ilmiah, karena kurang spesifik (maag sendiri artinya adalah lambung, bukan merujuk pada nama suatu penyakit atau kelainan). Jadi untuk selanjutnya kita akan pakai istilah 'Gastritis', atau luka pada lapisan lambung.
III
Persoalan Asam Lambung
Apakah 'asam' itu?
1. Asam secara 'rasa' (sourness)
2. Asam secara kimiawi (acidity)
Rasanya asam (sour) belum tentu secara kimiawi akan menimbulkan asam (acidic).
Secara kimiawi asam, belum tentu rasanya asam (misal daging merah dsb. tidak asam namun sangat acidic).
> Penyebab kenaikan asam lambung ADALAH yang secara kimiawi asam (acidic)
> Yang rasanya asam (misal banyak jenis buah*) belum tentu akan meningkatkan keasaman lambung..
IV
Meringankan asam lambung
Makanlah makanan yang bersifat alkalis (sebaliknya dari acidic), misal:
Hampir semua buah-buahan, sayuran dan umbi terutama: Jeruk nipis, semangka, ketimun, singkong dan ubi kukus (bukan goreng)
V
Mengobati gastritis
Makan/minumlah salah satu dari: air parutan kunyit, jus lidah buaya, atau singkong mentah (sekitar 5 cm panjang dari singkong ukuran sedang)
VI
Apakah meringankan asam lambung = mengobati gastritis?
TIDAK SELALU sinkron, misal: Makan kunyit mengobati inflamasi lambung, namun tidak secara langsung menurunkan asam lambung.
Sebaliknya:
Makan jeruk nipis atau nanas akan menurunkan keasaman lambung, namun pertama kali ditelan bisa menimbulkan rasa nyeri pada luka lambung.
Mengapa demikian? karena asam dalam buah-buahan tersebut lebih dahulu menyebabkan nyeri pada luka sebelum keasamannya berubah menjadi basa (alkali).
VII
Apa yang menurunkan asam lambung sekaligus meredakan gastritis?
Singkong mentah dan Jus Lidah buaya, dalam jangka pendek menurunkan asam lambung dan jangka panjang dapat meredakan gastritis.
***
Copas dari postingan FB Hendra Hendarin tanggal 14 April 2015
Baca juga:
Manfaat Ngokilo untuk Kesehatan
Daging Sapi Lebih Asam daripara Jeruk Nipis
Atasi Panu Secara Aman dengan Terapi Herbal
Manfaat Benalu Untuk Pengobatan
Penanganan Hamil Muda Secara Herbal
Pengobatan TBC secara Herbal
Posted by Kados Kudus
at 03.01,
Add Comment
Read more
Bayam: Penyubur dan Pencegah Kerontokan Rambut
Bayam memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan rambut dan akar rambut untuk subur dan menjadi lebih kuat; salah satunya adalah zat besi dan asam folat (folic acid). Salah satu penyebab utama kerontokan rambut adalah karena akar rambut kekurangan zat besi.
Selain itu vitamin A, B dan C yang terkandung dalam bayam juga membantu menyuburkan dan menyehatkan rambut.
CARA: cacah bayam menggunakan blender secukupnya tergantung banyaknya rambut anda, campur dengan sekitar satu sendok teh minyak olive dan satu sendok teh madu. Jika rambut anda tipe ekstra berminyak, boleh tidak menggunakan dua bahan terakhir itu.
Maskerkan pada rambut sekitar setengah jam; lalu bilas dengan satu gayung air jeruk nipis dan garam. Campurkan satu buah jeruk nipis dengan satu sendok teh garam dan aduk dalam satu gayung air. Siram pelan-pelan sambil bilas bersih-bersih.
Ulangi seminggu dua kali di dua minggu pertama, dan selanjutnya cukup seminggu sekali.
Bayam yang ada merahnya, atau bayam merah lebih baik. Memanfaatkan akarnya juga lebih baik. Untuk rambut panjang, campur satu butir tomat kecil lebih baik.
Untuk yang berketombe: Bisa juga ditambahkan sedikit seledri.
disalin dari postingan Hendra Hendrarin di wall FB-nya pada 13 Maret 2015
Baca juga:
Khasiat Bayam untuk Pengobatan Berbagai Macam Penyakit
10 Sayuran dan Buah-Buahan yang Paling Kaya Nutrisi
7 Manfaat Biji Nangka
10 Penyebab Sakit Kepala
Manfaat Ubi Jalar
Selain itu vitamin A, B dan C yang terkandung dalam bayam juga membantu menyuburkan dan menyehatkan rambut.
CARA: cacah bayam menggunakan blender secukupnya tergantung banyaknya rambut anda, campur dengan sekitar satu sendok teh minyak olive dan satu sendok teh madu. Jika rambut anda tipe ekstra berminyak, boleh tidak menggunakan dua bahan terakhir itu.
Maskerkan pada rambut sekitar setengah jam; lalu bilas dengan satu gayung air jeruk nipis dan garam. Campurkan satu buah jeruk nipis dengan satu sendok teh garam dan aduk dalam satu gayung air. Siram pelan-pelan sambil bilas bersih-bersih.
Ulangi seminggu dua kali di dua minggu pertama, dan selanjutnya cukup seminggu sekali.
Bayam yang ada merahnya, atau bayam merah lebih baik. Memanfaatkan akarnya juga lebih baik. Untuk rambut panjang, campur satu butir tomat kecil lebih baik.
Untuk yang berketombe: Bisa juga ditambahkan sedikit seledri.
disalin dari postingan Hendra Hendrarin di wall FB-nya pada 13 Maret 2015
Baca juga:
Khasiat Bayam untuk Pengobatan Berbagai Macam Penyakit
10 Sayuran dan Buah-Buahan yang Paling Kaya Nutrisi
7 Manfaat Biji Nangka
10 Penyebab Sakit Kepala
Manfaat Ubi Jalar
Posted by Kados Kudus
at 13.08,
Add Comment
Read more
Daging Sapi Lebih Asam daripara Jeruk Nipis
Daging Sapi Lebih Asam daripara Jeruk Nipis*
Mana yang lebih asam: daging sapi atau jeruk nipis?
Tentu semua akan menjawab jeruk nipis.
Tentu semua akan menjawab jeruk nipis.
Mana yang lebih membuat lambung menjadi lebih asam (sehingga dapat memicu Maag)?
Jawabannya adalah daging sapi.
Jawabannya adalah daging sapi.
Mengapa, karena secara kimiawi daging sapi lebih asam (acid) meski jeruk nipis lebih asam (sour) rasanya.
Jeruk nipis, sebaliknya, justru akan menurunkan kadar asam lambung, karena bersifat alkali/basa, atau sebaliknya dari asam.
Jadi, sepertinya tak begitu mudah dipercaya, jeruk nipis bisa dikonsumsi untuk menurunkan asam lambung, atau meredakan Maag, Heartburn (sakit dada karena sebah oleh asam) dan Reflux (naiknya cairan lambung ke atas).
Banyak makanan lain yang rasanya tidak asam (sour) namun memiliki keasaman (acidity) tinggi; terutama dalam 'junk food'.
Sourness adalah keasaman dalam hal rasanya, Acidity adalah keasaman secara kimiawi. Yang dapat mengganggu lambung adalah yang memiliki keasaman secara kimiawi yang tinggi (highly-acidic), bukan (belum tentu) yang rasanya asam.
Makanan yang rasanya asam, belum tentu memiliki keasaman tinggi, sebaliknya makanan yang rasanya tidak asam, belum tentu keasamannya rendah.
*atau juga Lemon
disalin dari postingan Hendra Hendrarin di wall FB-nya pada 18 Maret 2015
Baca juga:
Atasi Panu Secara Aman dengan Terapi Herbal
Manfaat Benalu Untuk Pengobatan
Penanganan Hamil Muda Secara Herbal
Pengobatan TBC secara Herbal
Posted by Kados Kudus
at 12.41,
Add Comment
Read more
Atasi Panu Secara Aman dengan Terapi Herbal
Panu adalah salah satu jenis penyakit kulit yang, meskipun tidak menimbulkan rasa nyeri, amat mengganggu penderitanya. Apalagi ketika panu tersebut berada di kulit yang tidak tertutup pakaian, atau bahkan di wajah. Ketika kita melihat orang yang panuan atau terkena penyakit panu, dalam hati kita timbul kesan orang ini kurang menjaga kebersihan alias kotor atau bahkan mungkin memiliki kebiasaan hidup jorok.
Panu atau panau disebabkan sejenis jamur Candida Albicans dan secara medis dikenal dengan nama Pitriyasis versikolor. Penyakit ini ditandai dengan bercak-bercak putih di kulit. Panu justru banyak menyerang daerah kulit yang banyak menghasilkan keringat seperti daerah leher, kaki, ketiak, dada, lengan, muka, kepala dan lipatan paha. Warnanya kadang bisa kemerahan atau kecoklatan, tetapi biasanya bisa dibedakan dari warna kulit aslinya dan biasanya lebih putih daripada kulit aslinya. Berbeda dengan penyakit kulit lainnya, panu ini rata dengan kulit sehingga tidak kentara jika diraba. Seandainya di kulit Anda ada bercak-bercak putih menyerupai panu tetapi tidak rata dengan kuli, kemungkinan besar hal itu bukan penyakit panu tetapi penyakit kulit lainnya seperti kutil.Penyakit ini tidak menimbulkan rasa nyeri tetapi kalau pas kena keringat bisa terasa gatal bahkan lama-lama bisa terasa panas.
Penyakit panu disebabkan oleh jamur yang hidup dan tumbuh di permukaan kulit manusia, terutama di tempat-tempat yang lembap. Jamur yang menempel di kulit yang kotor dan lembab akan bertumbuh subur jika tidak segera diberihkan. Oleh sebab itu, cara mencegah timbulnya panu adalah dengan rajin membersihkan tubuh terutama di bagian-bagian tubuh yang lembab tersebut sesudah Anda mengalami banyak mengeluarkan keringat. Mandilan dengan bersih dan keringkan dengan handuk yang bersih. Segera ganti pakaian yang sudah kotor agar kotoran tidak terlalu lama menempel di tubuh Anda.
Kalau Anda sudah terlanjut terkena panu, Anda bisa membeli obat panu di apotek-apotek. Bentuknya bisa berupa cairan atau salep. Cara kerja obat yang Anda beli di apotek adalah dengan memberikan lingkungan yang tidak nyaman bagi jamur sehingga terhambat pertumbuhannya dan lama-kelamaan akan mati dengan sendirinya. Tetapi Anda juga bisa memilih cara pengobatan secara herbal, yang diyakini oleh banyak orang lebih aman daripada obat-obatan medis. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengobati panu secara herbal.
1. Jeruk Nipis
a. Oleskan Air Jeruk Nipis
Ambilah satu buah jeruk
nipis. Potonglah jeruk nipis dan oleskan airnya ke bagian yang terkena panu. Rasanya agak perih di kulit tetapi hal ini dapat menghilangkan panu Anda.
b. Jeruk Nipis dan Belerang
Anda juga bisa dicampur jeruk nipis dengan sedikit belerang. Celupkan jeruk nipis ke dalam belerang, lalu oleskan merata pada panu.
c. Jeruk Nipis dan Akar Landep
Ambil 1 genggam akar landep (Barleria prionitis L.) dan cuci sampai bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis sambil diaduk rata. Balurkan pada bagian kulit yang terkena panu, lalu balut dengan kain perban. Ganti balutan 2 kali sehari sampai sembuh. Selain untuk mengobatai panu, teknik ini juga bisa digunakan untuk mengobati kurap.
2. Belerang
Belerang dan Jeruk Nipis. Di atas sudah disinggung penggunaan belerang untuk pengobatan panu dengan dicampur dengan jeruk nipis. Selain itu ada cara lain untuk mengobati panu dengan belerang, sebagai berikut:
Mandi Air Belerang. Anda juga bisa mandi di sumber air panas alami yang memiliki kandungan belerang. Dengan beredam di air panas yang mengandung belerang, kulit anda akan menjadi lebih mulus serta panu Anda akan lenyap kalau Anda melakukannya secara teratur.
Bagaimana kalau Anda tidak punya waktu untuk mandi di pemandian air panas yang megandung belerang? Gampang. Beli saja belerang dan larutkan dalam aiar panas dan gunakan air tersebut untuk mandi.
Makan Belerang. Anda bahkan juga bisa makan
sedikit belerang untuk menghilangkan panu. Sedikit saja, kira-kira
sebesar biji beras. Kalau tidak bisa langsung menelan sebutir beras
belerang, Anda bisa memasukkannya di dalam buah apel atau buah pisang
atau makanan kesukaan Anda dan kemudian telanlah bersama belerang
tersebut. Lakukan 3 kali dalam seminggu selama 2 minggu.Insya Allah cara
ini bisa menghilangkan panu dari kulit anda.
3. Pengobatan Panu Secara Tradisional yang Lain:
Pengobatan Panu dengan Semut Hitam
Pengobatan Panu dengan Lengkuas
Pengobatan Panu dengan Belimbing Sayur
Pengobatan Panu dengan Bawang Putih
Pengobatan Panu dengan Ketepeng Cina
Pengobatan Panu dengan Kunyit
Pengobatan Panu dengan Terung Ngor
Baca juga cara pengobatan herbal untuk sakit: Cacingan, Cacing Kremi, Demam, Jerawat, Hamil Muda, Mencret, TBC
Panu atau panau disebabkan sejenis jamur Candida Albicans dan secara medis dikenal dengan nama Pitriyasis versikolor. Penyakit ini ditandai dengan bercak-bercak putih di kulit. Panu justru banyak menyerang daerah kulit yang banyak menghasilkan keringat seperti daerah leher, kaki, ketiak, dada, lengan, muka, kepala dan lipatan paha. Warnanya kadang bisa kemerahan atau kecoklatan, tetapi biasanya bisa dibedakan dari warna kulit aslinya dan biasanya lebih putih daripada kulit aslinya. Berbeda dengan penyakit kulit lainnya, panu ini rata dengan kulit sehingga tidak kentara jika diraba. Seandainya di kulit Anda ada bercak-bercak putih menyerupai panu tetapi tidak rata dengan kuli, kemungkinan besar hal itu bukan penyakit panu tetapi penyakit kulit lainnya seperti kutil.Penyakit ini tidak menimbulkan rasa nyeri tetapi kalau pas kena keringat bisa terasa gatal bahkan lama-lama bisa terasa panas.
Penyakit panu disebabkan oleh jamur yang hidup dan tumbuh di permukaan kulit manusia, terutama di tempat-tempat yang lembap. Jamur yang menempel di kulit yang kotor dan lembab akan bertumbuh subur jika tidak segera diberihkan. Oleh sebab itu, cara mencegah timbulnya panu adalah dengan rajin membersihkan tubuh terutama di bagian-bagian tubuh yang lembab tersebut sesudah Anda mengalami banyak mengeluarkan keringat. Mandilan dengan bersih dan keringkan dengan handuk yang bersih. Segera ganti pakaian yang sudah kotor agar kotoran tidak terlalu lama menempel di tubuh Anda.
Kalau Anda sudah terlanjut terkena panu, Anda bisa membeli obat panu di apotek-apotek. Bentuknya bisa berupa cairan atau salep. Cara kerja obat yang Anda beli di apotek adalah dengan memberikan lingkungan yang tidak nyaman bagi jamur sehingga terhambat pertumbuhannya dan lama-kelamaan akan mati dengan sendirinya. Tetapi Anda juga bisa memilih cara pengobatan secara herbal, yang diyakini oleh banyak orang lebih aman daripada obat-obatan medis. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengobati panu secara herbal.
1. Jeruk Nipis
a. Oleskan Air Jeruk Nipis
![]() |
| Jeruk Nipis Obat Panu |
b. Jeruk Nipis dan Belerang
Anda juga bisa dicampur jeruk nipis dengan sedikit belerang. Celupkan jeruk nipis ke dalam belerang, lalu oleskan merata pada panu.
c. Jeruk Nipis dan Akar Landep
Ambil 1 genggam akar landep (Barleria prionitis L.) dan cuci sampai bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis sambil diaduk rata. Balurkan pada bagian kulit yang terkena panu, lalu balut dengan kain perban. Ganti balutan 2 kali sehari sampai sembuh. Selain untuk mengobatai panu, teknik ini juga bisa digunakan untuk mengobati kurap.
2. Belerang
![]() |
| Mandi Air Belerang |
Mandi Air Belerang. Anda juga bisa mandi di sumber air panas alami yang memiliki kandungan belerang. Dengan beredam di air panas yang mengandung belerang, kulit anda akan menjadi lebih mulus serta panu Anda akan lenyap kalau Anda melakukannya secara teratur.
Bagaimana kalau Anda tidak punya waktu untuk mandi di pemandian air panas yang megandung belerang? Gampang. Beli saja belerang dan larutkan dalam aiar panas dan gunakan air tersebut untuk mandi.
![]() |
| Belerang |
3. Pengobatan Panu Secara Tradisional yang Lain:
Pengobatan Panu dengan Semut Hitam
Pengobatan Panu dengan Lengkuas
Pengobatan Panu dengan Belimbing Sayur
Pengobatan Panu dengan Bawang Putih
Pengobatan Panu dengan Ketepeng Cina
Pengobatan Panu dengan Kunyit
Pengobatan Panu dengan Terung Ngor
Baca juga cara pengobatan herbal untuk sakit: Cacingan, Cacing Kremi, Demam, Jerawat, Hamil Muda, Mencret, TBC
Posted by Kados Kudus
at 17.13,
Add Comment
Read more
Manfaat Benalu Untuk Pengobatan
Tanaman BenaluBenalu memiliki nama botani Loranthhus, Spec. div. dan termasuk famili Loranthaceae. Benalu merupakan tumbuhan yang hidupnya tidak memerlukan media tanah. Ia hidup sebagai parasit dan menempel pada dahan-dahan pohon kayu lainnya serta menyerap nutrisi yang ada dalam kayu tersebut. Bunga benalu berkelamin tunggal dan biji buahnya mengandung getah. Perkembangbiakan benalu terjadi melalui binatang yang memakan buahnya dan kemudian disebarkan oleh binatang tersebut ke dahan-dahan lain melalui kotorannya yang menempel di dahan yang baru sehingga biji tersebut tumbuh menjadi tanaman baru.
Komposisi dan kandungan kimia benalu
Benalu yang menempel pada pohon teh (camelliasinensis dari familia tumbuhan theaceae) dapat digunakan sebagai obat anti kanker. Benalu yang menempel pada pohon jeruk nipis (citrus aurantifolia dari familia tumbuhan rutaceae) dapat digunakan sebagai ramuan obat untuk penyakit amandel. Sedangkan benalu umum lainnya dapat digunakan sebagai obat campak.
Benalu untuk pengobatan tumor dan kankerBahan: 1-2 batang benalu yang menempel pada pohon teh, 1 batang rumput alang-alang, adas pulawaras secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 ½ liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara pemakaian: diminum 1 kali sehari ½ gelas.
Benalu untuk pengobatan amandel
Bahan: 1 batang benalu yang menempel pada pohon jeruk nipis, adas pulawaras secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara pemakaian: diminum 1 kali sehari ½ gelas.
Benalu untuk pengobatan campak
Bahan: 1 batang benalu, adas pulawaras secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus.
Cara pemakaian: digunakan sebagai bedak bagi yang kena campak.
Baca juga:
Tanaman Bengle
Jahe dan Khasiatnya bagi Kesehatan
Manfaat Ubi Jalar
Manfaat Mengkudu untuk Kesehatan dan Pengobatan
Posted by Kados Kudus
at 23.39,
Add Comment
Read more
Penanganan Hamil Muda Secara Herbal
Hamil Muda
1. Gejala Dasar
a. Ibu hamil ditandai dengan berhenti daid, dan ingin makan yang asam-asam, atau "nyidam".
b. Gejala dasar hamil muda tampak pada rasa mual dan kepala pusing.
2. Ramuan Tradisional
a. Ramuan 1
Bahan: Kelapa hijau muda: secukupnya
Pembuatan: Buah kelapa dibuka untuk diambil airnya.
Pemakaian: Diminum setiap hari (sesukanya).
b. Ramuan 2
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 2 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Gula batu: secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda ditumbuk halus, lalu diberi air matang. Selanjutnya, diperas dan disaring. Campurlah dengan jeruk nipis dan gula batu.
Pemakaian:
Diminum secukupnya.
3. Catatan Khusus
a. Ibu hamil muda harus menjalani imunisasi tetanus untuk ibu sekaligus untuk bayi dalam kandungan.
b. Ibu hamil muda diharapkan makan buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, telur, dan ikan.
c. Ibu hamil muda dilarang makan nanas muda sebab dapat mengakibatkan keguguran.
d. Bila ibu hamil muda mengalami pendarahan, pembengkakan kaki, tekanan darah tinggi atau rendah dan gerakan bayi berkurang, maka secepatnya diharapkan menghubungi dokter/pergi ke Puskesmas.
Baca juga:
Pengobatan Demam Secara Herbal
Atasi Cacing Kremi dengan Obat Herbal
Cara Sederhana Alami dan Praktis untuk Membasmi Cacing Kremi
Pengobatan TBC secara Herbal
Pengobatan Mencret Secara Herbal
1. Gejala Dasar
a. Ibu hamil ditandai dengan berhenti daid, dan ingin makan yang asam-asam, atau "nyidam".
b. Gejala dasar hamil muda tampak pada rasa mual dan kepala pusing.
2. Ramuan Tradisional
a. Ramuan 1
Bahan: Kelapa hijau muda: secukupnya
Pembuatan: Buah kelapa dibuka untuk diambil airnya.
Pemakaian: Diminum setiap hari (sesukanya).
b. Ramuan 2
Bahan:Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 2 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Gula batu: secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda ditumbuk halus, lalu diberi air matang. Selanjutnya, diperas dan disaring. Campurlah dengan jeruk nipis dan gula batu.
Pemakaian:
Diminum secukupnya.
3. Catatan Khusus
a. Ibu hamil muda harus menjalani imunisasi tetanus untuk ibu sekaligus untuk bayi dalam kandungan.
b. Ibu hamil muda diharapkan makan buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, telur, dan ikan.
c. Ibu hamil muda dilarang makan nanas muda sebab dapat mengakibatkan keguguran.
d. Bila ibu hamil muda mengalami pendarahan, pembengkakan kaki, tekanan darah tinggi atau rendah dan gerakan bayi berkurang, maka secepatnya diharapkan menghubungi dokter/pergi ke Puskesmas.
Baca juga:
Pengobatan Demam Secara Herbal
Atasi Cacing Kremi dengan Obat Herbal
Cara Sederhana Alami dan Praktis untuk Membasmi Cacing Kremi
Pengobatan TBC secara Herbal
Pengobatan Mencret Secara Herbal
Posted by Kados Kudus
at 16.46,
Add Comment
Read more
Pengobatan TBC secara Herbal
TBC
1. Gejala Dasar
a. Penderita TBC ditandai dengan batuk kronis yang tidak mau sembuh, badan tambah kurus, berkeringat di pagi hari, dan mungkin sampai batuk darah.
b. Selalin batuk, juga ditandai dengan sesak nafas.
a. Ramuan 1: Pengobatan khusus untuk tambah darah
Bahan:
Lempuyang wangi: 1 genggam
Air bersih: 5 gelas
Pembuatan:
Akar lumpuyang wangi dicuci bersih dan dipotong-potong. Setelah itu direbus denan air bersih hingga tinggal separuhnya. Didinginkan dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 2 x sehari 3/4 gelas.
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Daun kapuk randu: 7 helai
Gula batu: secukupnya
Air matang: 1 cangkir
Pembuatan:
Daun kaki kuda dan daun kapuk randu ditumbuk dengan sedikit air matang. Setelah halus, ditambah air matang lagi dan disaring. Air saringan ditambah gula batu lalu diaduk sampai larut.
Pemakaian:
Diminum 1 x sehari pada pagi hari sebelum makan.
c. Ramuan 3
Bahan:
Daun kaki kuda: 1 genggam
Air matang: 1 gelas
Jeruk nipis: 1 buah
Jeruk Nipis
|
Gula batu: secukupnya
Garam: secukupnya
Pembuatan:
Daun kaki kuda ditumbuk lalu diberi air matang. Tambahkan jeruk nipis, garam, dan gula batu. Selanjutnya diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 1-3 gelas sehari.
Catatan:
Pengobatan ini untuk menambah nafsu makan dan daya tahan tubuh.
Bunga Kembang Sepatu
|
d. Ramuan 4
Bahan:
Bunga kembang sepatu: 3 kuntum
Air masak: 1/2 gelas
Madu: secukupnya
Pembuatan:
Bunga kembang sepatu digiling halus, lalu dicampur dengan air masak dan madu. Setelah itu diperas dan disaring.
Pemakaian:
Diminum 3 x sehari
Catatan:
Pengobatan ini untuk melancarkan dahak
Bawang Putih
|
d. Ramuan 5
Bahan:
Bawang putih: 2-4 butir
Pembuatan:
Bawang putih dicuci bersih
Pemakaian:
Bawang putih dikunyah dan airnya ditelan.
Catatan:
Pengobatan ini untuk menambah daya tahan tubuh dan daya penyembuhan.
3. Catatan Khusus
a. Pengobatan dengan ramuan tradisional ini tidak dapat menggantikan pengobatan modern tetapi dapat mendukung penyembuhan penyakit TBC.
b. Bayi berumur 3 bulan ke atas sebaiknya diberi suntikan immunisasi BCG, guna mencegah penyakit TBC.
c. Apabila gejala TBC tidak dapat diatasi, bahkan bertambah berat dan sering kambuh, harus secepatnya berobat ke Puskesmas/dokter.
Baca juga:
Pengobatan Cacingan Secara Herbal
Manfaat Stroberi untuk Kesehatan
Manfaat Mengkudu untuk Kesehatan dan Pengobatan
10 Sayuran dan Buah-Buahan yang Paling Kaya Nutrisi
Posted by Kados Kudus
at 01.51,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)

















